Logo
CRIME WATCH.ID

“Banjir Sumatra Bongkar Skandal Besar: Kayu Gelondongan Bermunculan, Dittipiter,Bareskrim Polri Turun Selidiki Dalang Pembalakan!”

7189 views
Selasa, 02 Desember 2025 - 16:12 WIB Rambe
“Banjir Sumatra Bongkar Skandal Besar: Kayu Gelondongan Bermunculan, Dittipiter,Bareskrim Polri Turun Selidiki Dalang Pembalakan!”

“Banjir Sumatra Bongkar Skandal Besar: Kayu Gelondongan Bermunculan, Dittipiter,Bareskrim Polri Turun Selidiki Dalang Pembalakan!”. (Foto: Rambe)



Bareskrim, Mulai Jejaki Kayu Misterius di Lokasi Banjir — Indikasi Deforestasi Ilegal Kian Kuat!”


Jakarta — Bareskrim Polri resmi turun tangan menyelidiki asal-usul gelondongan kayu dalam jumlah besar yang terseret banjir dan longsor di berbagai wilayah Sumatra. Temuan ribuan batang kayu yang hanyut ini memicu dugaan kuat adanya praktik penebangan liar berskala besar yang berkontribusi langsung memperparah bencana.


Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol Moh Irhamni, menegaskan bahwa penyidik membuka penyelidikan untuk memastikan apakah kayu-kayu tersebut berasal dari kegiatan legal, atau justru bagian dari aktivitas pembalakan liar yang telah lama diperingatkan aktivis lingkungan.

“Tim sudah turun ke lokasi. Kita periksa pola arus, titik asal kayu, dan kemungkinan adanya aktivitas ilegal. Jika ditemukan unsur pidana, tentu akan diproses,” tegasnya.

Bareskrim menilai volume kayu yang terseret banjir tidak wajar. Gelondongan ditemukan di hulu sungai, bantaran sungai, hingga menutup beberapa jembatan. Polri kini menelusuri apakah kayu tersebut berasal dari: Kegiatan illegal logging di hulu, Bekas tebangan yang ditimbun di kawasan konservasi, Aktivitas perusahaan yang tidak tercatat, atau Operasi pembalakan liar terorganisasi.


Sumber internal menyebut bahwa pola sebaran kayu menunjukkan adanya aktivitas penebangan sistematis, bukan fenomena alam biasa. Tumpukan kayu terlihat seragam, dengan diameter dan jenis kayu yang mirip—indikasi kuat bahwa mereka berasal dari titik penebangan tertentu.

Penelusuran Bareskrim ini mendapat sorotan karena terjadi di tengah maraknya kritik publik terhadap kerusakan hutan Sumatra. Banyak pihak menduga bahwa banjir bandang yang menyapu rumah, jembatan, dan infrastruktur bukan hanya akibat hujan ekstrem, tetapi karena daya serap hutan yang telah hilang.

Polri memastikan penyelidikan ini tidak hanya berhenti pada pelaku lapangan, tetapi juga mengarah ke aktor-aktor besar yang diduga mengendalikan rantai bisnis gelap pembalakan.

Jika benar terbukti ada kegiatan ilegal, maka Polri berjanji akan menindak tegas hingga ke level korporasi.

“Siapa pun yang terlibat, kita proses. Tidak ada kompromi,” tegas DIRTIPIDTER, Bareskrim.POLRI

Dengan masuknya Polri ke tahap investigasi, publik berharap kasus ini bukan hanya menjadi temuan musiman saat banjir, tetapi menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan mafia kayu yang selama bertahun-tahun merusak hutan dan memperburuk bencana ekologis di Sumatra.


{RAMBE}


BERITA TERKAIT