Logo
CRIME WATCH.ID

Di Penjaringan Jakarta! HUT Reserse ke-78 Bareskrim Polri Diserbu Warga—Ratusan Paket Sembako Diborong Habis di Bawah Kolong Tol

5408 views
Jumat, 05 Desember 2025 - 10:26 WIB Rambe
Di Penjaringan Jakarta! HUT Reserse ke-78 Bareskrim Polri Diserbu Warga—Ratusan Paket Sembako Diborong Habis di Bawah Kolong Tol

Di Penjaringan Jakarta! HUT Reserse ke-78 Bareskrim Polri Diserbu Warga—Ratusan Paket Sembako Diborong Habis di Bawah Kolong Tol. (Foto: Rambe)

Jakarta, 5 Desember 2025Perayaan HUT Reserse Polri ke-78 berubah menjadi lautan haru di Penjaringan, Jakarta Utara. Bukan pesta megah, bukan upacara formal, melainkan aksi nyata: ratusan paket sembako dibagikan langsung oleh Bareskrim Polri kepada warga kolong tol dan kawasan prasejahtera di RW 17 Penjaringan.

Langkah ini membuat kawasan yang biasanya lengang mendadak dipadati ratusan warga sejak pagi. Anak-anak, ibu rumah tangga, hingga pekerja harian serabutan tampak berbaris rapi menantikan giliran menerima bantuan.


Bareskrim Turun ke Akar Rumput: “HUT Reserse Bukan Hanya Perayaan, Tapi Pengabdian”

Dalam kegiatan yang dipimpin jajaran Dittipidum dan Dittipidter Bareskrim Polri, ratusan paket sembako dibagikan kepada warga yang tinggal di kolong tol dan bantaran sungai—wilayah yang kerap luput dari perhatian.


Pejabat Bareskrim menyebutkan bahwa ulang tahun reserse tahun ini sengaja diperingati dengan cara berbeda.

“Kami ingin perayaan ini menghadirkan manfaat langsung. Reserse selama ini bekerja menegakkan hukum; hari ini kami ingin hadir sebagai pengayom,” ujar perwakilan Bareskrim di lokasi.

Bakti sosial di Penjaringan menjadi salah satu agenda utama karena daerah tersebut memiliki banyak warga berpenghasilan rendah yang terdampak naik-turunnya perekonomian.


Disambut Hangat Warga Kolong Tol: ‘Jarang Ada yang Ingat Kami’

Antusiasme warga terlihat jelas. Banyak warga mengaku tersentuh karena kegiatan semacam ini jarang menyentuh area kumuh di bawah kolong tol.

Seorang warga bernama Ani mengatakan:

“Kami jarang sekali dapat bantuan langsung dari pusat. Hari ini rasanya kami diperhatikan.”

Kegiatan ini juga melibatkan unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Penjaringan yang mendampingi proses penyaluran agar berjalan tertib.



Warga Serbu Lokasi Sejak Pagi, Sembako Langsung Ludes

Memperkuat gambaran situasi di lapangan. Banyak warga sudah mengantre bahkan sebelum petugas tiba. Ketertiban tetap terjaga berkat koordinasi aparat setempat dan relawan.

Jajaran Bareskrim juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum memperkuat hubungan polisi dan masyarakat, terutama di wilayah padat penduduk yang rawan kriminalitas dan konflik sosial.


Aksi Humanis Reserse di Balik Tugas Berat Ungkap Kasus Nasional

Menarik, sisi lain acara ini:

Meski Bareskrim memikul beban besar menangani kasus-kasus besar nasional, jajaran Reserse tetap menyempatkan diri turun langsung ke masyarakat yang membutuhkan.

Aksi ini menjadi simbol bahwa penegakan hukum tidak boleh terpisah dari sisi kemanusiaan.


Perayaan Disebut Paling Humanis dalam Sejarah HUT Reserse Polri

Pemerhati,menyebut kegiatan ini sebagai salah satu perayaan HUT Reserse paling humanis dan membumi, karena: Tidak dilakukan di pusat kota,Menyasar warga kolong tol, Langsung menemui masyarakat tanpa protokoler rumit.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian HUT Reserse ke-78 yang digelar di berbagai wilayah seluruh Indonesia.


Pesan Bareskrim: “Pengabdian Polisi Bukan Sekadar Seremoni”

Bareskrim menegaskan bahwa bakti sosial ini bukan acara simbolik, melainkan komitmen berkelanjutan.

Polri ingin memperkuat: Kedekatan dengan masyarakat, Kepercayaan publik,Budaya responsif dan melayani, Policing yang humanis, tidak hanya represif

Momen ulang tahun dijadikan refleksi bahwa kepolisian modern harus kuat dalam penegakan hukum dan kuat dalam empati sosial.


HUT Reserse ke-78 tahun ini meninggalkan pesan besar: perayaan bisa sederhana, tapi dampaknya luar biasa.

Lewat bakti sosial di Penjaringan, Bareskrim menunjukkan bahwa masyarakat paling rentan pun mendapat ruang prioritas dalam pelayanan Polri.

Kegiatan ini bukan hanya berbagi sembako, tetapi juga membangun jembatan kepercayaan antara Polri dan rakyat — sebuah modal penting dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan nasional.


{RAMBE}


BERITA TERKAIT