Kapolri Tinjau Pengungsian Aceh Tamiang: Polri Dirikan Dapur Lapangan & Trauma Healing untuk Korban Bencana
Kapolri Tinjau Pengungsian Aceh Tamiang: Polri Dirikan Dapur Lapangan & Trauma Healing untuk Korban Bencana. (Foto: Rambe)
ACEH TAMIANG, 12 Desember 2025 — Polri bergerak cepat menangani ribuan warga yang mengungsi akibat banjir besar di Aceh Tamiang. Dalam kunjungan langsung, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kondisi para pengungsi sekaligus memastikan bantuan logistik, layanan kesehatan, hingga dapur lapangan disiapkan secara optimal.
Kunjungan Kapolri ini menjadi rangkaian respons cepat Polri dalam mendukung pemulihan warga pascabencana, termasuk menyiapkan layanan trauma healing dan fasilitas darurat di posko-posko pengungsian.
Dapur Lapangan Polri Beroperasi 24 Jam Layani Ribuan Pengungsi
Sebagai bentuk percepatan bantuan, Korps Brimob dan tim gabungan Polri mendirikan dapur lapangan skala besar yang mampu memproduksi ratusan porsi makanan per jam.
Dapur lapangan ini menyediakan:
- Makanan siap saji untuk anak-anak, lansia, dan ibu hamil
- Air minum bersih
- Menu khusus bagi pengungsi dengan kebutuhan kesehatan tertentu
Petugas memastikan suplai logistik berjalan tanpa hambatan untuk mendukung ribuan warga yang bertahan di tenda-tenda pengungsian.
Layanan Trauma Healing: Polisi Dampingi Anak-Anak Korban Bencana
Selain pemenuhan kebutuhan dasar, Polri juga mengerahkan tim psikologi untuk memberikan layanan trauma healing bagi warga, terutama anak-anak yang terdampak banjir.
Program ini mencakup:
- Pendampingan emosional
- Aktivitas bermain dan edukasi
- Konseling awal bagi keluarga yang kehilangan harta benda atau rumah
Pendekatan ini disebut penting untuk memulihkan mental korban, mengingat sebagian besar pengungsi mengalami tekanan psikologis akibat tingginya intensitas banjir.
Kapolri Turun Langsung: Tinjau Kondisi Terkini & Distribusikan Bantuan
Dalam kunjungannya, Kapolri meninjau langsung area terdampak banjir serta mengecek kesiapan personel di posko. Ia juga menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa:
- Paket sembako
- Perlengkapan bayi
- Selimut dan obat-obatan
- Air bersih dan kebutuhan harian
“Kami ingin memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Polri hadir untuk membantu dan memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujar Kapolri.Jenderal Sigit juga menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan patroli keamanan di wilayah banjir guna mengantisipasi kerawanan serta memastikan pengungsi merasa aman.
Koordinasi Terpadu dengan Pemerintah Daerah dan TNI
Polri bekerja sama dengan:
- BNPB
- Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang
- TNI
- Relawan kemanusiaan
Koordinasi ini mempercepat penyaluran bantuan dan memetakan kebutuhan pengungsi secara akurat, dari logistik, sanitasi, hingga kebutuhan medis.
Banjir Aceh Tamiang Masih Berpotensi Berlanjut
Sebagian wilayah Aceh Tamiang masih tergenang akibat curah hujan tinggi. BMKG memperingatkan potensi hujan susulan dalam beberapa hari ke depan, sehingga posko pengungsian tetap disiagakan.Polri menyatakan akan memperkuat kehadiran personel hingga kondisi benar-benar pulih dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing.
Gerak cepat Polri melalui dapur lapangan, layanan trauma healing, dan kunjungan langsung Kapolri menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan bencana Aceh Tamiang. Langkah terpadu ini menjadi upaya penting untuk memastikan keselamatan, kesehatan, dan pemulihan psikologis para pengungsi.
{redSVG}