TEROR BARU DI YAHUKIMO! Simpatisan KKB Serang Pencari Gaharu — Dua Warga Tewas, Polri Kerahkan Operasi Pemburuan!
TEROR BARU DI YAHUKIMO! Simpatisan KKB Serang Pencari Gaharu — Dua Warga Tewas, Polri Kerahkan Operasi Pemburuan!. (Foto: Rambe)
JAYAPURA — Aksi keji kembali terjadi di Yahukimo, Papua Pegunungan. Kelompok simpatisan KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) menyerang warga sipil pencari gaharu di wilayah Distrik Dekai, menewaskan dua orang dan membuat situasi keamanan kembali memanas.
Kepala Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa penyerangan dilakukan secara brutal di kawasan hutan terpencil. Operasi pengejaran kini digencarkan oleh Polri bersama TNI untuk memastikan pelaku segera ditangkap.
🔴 Serangan Mendadak, Dua Warga Tewas
Korban diketahui sedang mencari gaharu ketika sekelompok simpatisan KKB melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan senjata api rakitan. Kedua korban tewas di lokasi sebelum rekan mereka sempat meminta bantuan.
Tim gabungan yang menerima laporan langsung menuju TKP untuk:
- Mengamankan lokasi,
- Mengevakuasi jenazah,
- Mengumpulkan bukti dan jejak pelaku,
- Melakukan penyisiran awal di radius hutan sekitar.
Situasi di lapangan disebut sangat rawan karena pelaku diduga masih bersembunyi di sekitar area serangan.
🚨 Polri : Pemburuan Digencarkan, TKP Disterilkan
Kaops Damai Cartenz memastikan bahwa tim pengejaran sudah bergerak kurang dari satu jam setelah laporan diterima. Operasi darat dan udara diaktifkan untuk mempersempit ruang gerak simpatisan KKB.
“Kami pastikan pelaku harus ditangkap. Ini tindakan keji terhadap warga sipil,” tegas Kaops.
Operasi di hutan Yahukimo melibatkan:
- Satgas Damai Cartenz,
- Polres Yahukimo,
- Unit intelijen,
- Pasukan di sektor pengamanan,
- Tim medis untuk evakuasi.
🛑 Polri Sebut Korban Murni Warga Sipil Pencari Gaharu
Polri menepis spekulasi liar yang beredar di media sosial. Korban bukan aparat maupun informan, melainkan warga sipil yang bekerja mencari gaharu di hutan Yahukimo.
Penegasan ini penting untuk mencegah provokasi atau propaganda yang sering dimainkan simpatisan KKB untuk menciptakan konflik horizontal dan ketakutan publik.
🔍 Motif Diduga Teror & Intimidasi Wilayah
Menurut analisis awal, serangan dilakukan sebagai bentuk intimidasi kelompok simpatisan KKB terhadap aktivitas warga di wilayah yang mereka klaim sebagai “zona kontrol”. Aksi seperti ini sebelumnya juga terjadi sebagai upaya memaksa warga bergabung atau memberikan dukungan logistik.
Polri menyebut pola serangan ini mirip dengan kejadian sebelumnya yang menyasar:
- Tukang ojek,
- Pekerja bangunan,
- Petani dan pemburu hutan,
- Perja proyek pemerintah.
💙 Negara Tidak Tinggal Diam: Operasi Keamanan Ditingkatkan
Setelah kejadian ini, Polri dan TNI meningkatkan:
- Patroli jalur hutan,
- Pengamanan pemukiman warga,
- Pengawasan jalur keluar–masuk Yahukimo,
- Intelijen untuk memetakan simpatisan KKB.
Pemerintah daerah juga diminta memperkuat koordinasi agar warga merasa aman melakukan aktivitas ekonomi, termasuk mencari gaharu.
🎯 Pelaku Diburu Hingga Dapat
Serangan sadis terhadap pencari gaharu menambah daftar panjang kekejaman KKB terhadap warga sipil. Namun Polri menegaskan: operasi pemburuan tidak akan berhenti sebelum pelaku ditangkap.
Aksi cepat aparat di lapangan menjadi bukti bahwa negara hadir untuk melindungi masyarakat Papua dari teror kelompok kriminal bersenjata.
{RAMBE}