Aksi Nyata Korlantas Polri: Genjot 5 Operasi Besar dan Kedepankan Sisi Humanis Lewat "Polantas Menyapa"
Aksi Nyata Korlantas Polri: Genjot 5 Operasi Besar dan Kedepankan Sisi Humanis Lewat "Polantas Menyapa". (Foto: {RAMBE})
Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,
JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersiap tancap gas untuk memperkuat keamanan dan kenyamanan di jalan raya. Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memaksimalkan lima agenda operasi lalu lintas utama demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di seluruh Indonesia.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk transformasi pelayanan publik yang lebih modern dan menyentuh hati masyarakat.
5 Operasi Prioritas Penjaga Kamseltibcarlantas
Irjen Pol. Agus menegaskan bahwa seluruh kekuatan personel harus dikerahkan untuk menyukseskan lima operasi rutin yang menjadi pilar ketertiban lalu lintas:
- Operasi Keselamatan: Fokus pada edukasi dini pencegahan kecelakaan.
- Operasi Ketupat: Pengamanan arus mudik dan balik Lebaran yang kini prestasinya terus meningkat.
- Operasi Patuh: Penegakan disiplin berkendara secara nasional.
- Operasi Zebra: Penertiban pelanggaran lalu lintas menjelang akhir tahun.
- Operasi Nataru: Pengamanan khusus libur Natal dan Tahun Baru.
Kakorlantas menyebut keberhasilan Operasi Ketupat tahun ini yang dinilai jauh lebih baik oleh masyarakat menjadi modal kepercayaan diri bagi organisasi untuk terus berprestasi.
Polantas Menyapa: Penegakan Hukum dengan Senyuman
Satu hal yang menjadi sorotan utama dalam instruksi terbaru ini adalah pergeseran pendekatan dari sekadar penegakan hukum menuju pendekatan humanis. Lewat program “Polantas Menyapa dan Melayani”, personel di lapangan diminta untuk:
- Lebih Dekat dengan Warga: Mengedepankan teguran simpatik dan edukasi daripada sekadar tindakan represif.
- Patroli Dialogis: Anggota yang patroli diminta aktif menyapa dan memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan.
- Transformasi Mental: Memastikan setiap anggota Polri hadir sebagai sosok pengayom yang membantu kelancaran aktivitas masyarakat.
Digitalisasi dan Smart City
Tidak hanya soal fisik di lapangan, Korlantas juga terus melakukan penguatan infrastruktur teknologi. Program Smart City yang terintegrasi serta revitalisasi ISDC (Indonesia Safety Driving Centre) menjadi prioritas digitalisasi yang terus dipantau langsung oleh Kakorlantas guna mewujudkan sistem lalu lintas yang modern.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor termasuk dengan komunitas pengemudi ojek online terus diperkuat melalui pendekatan lima pilar keselamatan untuk menciptakan budaya tertib lalu lintas yang menyeluruh.
{RAMBE}