Logo
CRIME WATCH.ID

Kombes Pol I Made Agus Prasatya Resmi Jabat Dirgakkum: Siap Gebrak Penegakan Hukum Humanis dan Gandakan ETLE Nasional!

8191 views
Kamis, 11 Juni 2026 - 11:04 WIB {RAMBE}
Kombes Pol I Made Agus Prasatya Resmi Jabat Dirgakkum: Siap Gebrak Penegakan Hukum Humanis dan Gandakan ETLE Nasional!

Kombes Pol I Made Agus Prasatya Resmi Jabat Dirgakkum: Siap Gebrak Penegakan Hukum Humanis dan Gandakan ETLE Nasional!. (Foto: {RAMBE})

Jabatan Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi diserahterimakan

dari Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H. kepada Kombes Pol Dr. I Made Agus Prasatya, S.I.K., M.Hum.


ESTAFET KEPEMIMPINAN KORLANTAS!

JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi melakukan penyegaran struktural penting demi menjawab tantangan penegakan hukum di era digital. Jabatan Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri resmi diserahterimakan dari Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H. kepada perwira tinggi bergelar doktor, Kombes Pol. Dr. I Made Agus Prasatya, S.I.K., M.Hum.

Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung khidmat dan penuh momentum ini dipimpin langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, di Aula Madelu Korlantas Polri, Jakarta, pada Kamis (11/6/2026). Langkah strategis ini menjadi sinyal kuat bahwa Polri Presisi terus bergerak maju dalam melahirkan sistem keadilan aspal jalanan yang modern, transparan, dan dicintai rakyat.


Instruksi Tegas Kakorlantas: Sapu Bersih Pungli, Kedepankan Hati Nurani!

Dalam amanat tertulisnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menekankan bahwa Direktorat Penegakan Hukum merupakan ujung tombak Korlantas dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Jenderal Bintang Dua tersebut menginstruksikan kepada Dirgakkum yang baru agar menolak keras segala bentuk arogansi dan mengedepankan pendekatan yang humanis.

Guna menghapus stigma negatif dan menutup celah pungutan liar (pungli) di lapangan, Kakorlantas menegaskan bahwa digitalisasi tilang melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) wajib dijadikan instrumen utama yang absolut.

"Penegakan hukum lalu lintas harus dilaksanakan secara humanis, transparan, dan profesional. Optimalisasi ETLE menjadi salah satu langkah penting untuk mewujudkan penegakan hukum yang objektif, mengurangi potensi pelanggaran prosedur, serta memberikan kepastian hukum yang berkeadilan kepada masyarakat," tegas Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho.


Gebrak Transparansi: ETLE Diperluas, Dukung Peningkatan PNBP Negara secara Akuntabel

Menjawab amanat besar tersebut, Dirgakkum Korlantas Polri yang baru, Kombes Pol. Dr. I Made Agus Prasatya, secara tegas menyatakan kesiapannya untuk melakukan akselerasi dan meningkatkan performa penegakan hukum yang telah berjalan gemilang di masa kepemimpinan Brigjen Pol. Faizal.

Kombes Pol. I Made Agus berkomitmen penuh memimpin penegakan hukum lalu lintas yang berorientasi pada perlindungan keselamatan publik. Salah satu target prioritas utamanya adalah memperluas jaringan serta memaksimalkan fungsi ETLE—baik ETLE statis maupun ETLE mobile—secara masif di seluruh wilayah hukum Indonesia agar saling terintegrasi.

Menariknya, optimalisasi tilang elektronik ini juga diarahkan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kestabilan ekonomi nasional melalui sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang bersih dari penyimpangan.

"Kami berkomitmen meningkatkan pelayanan penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan. Optimalisasi ETLE di seluruh Indonesia akan menjadi prioritas, tidak hanya untuk meningkatkan kepatuhan dan keselamatan berlalu lintas, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) secara akuntabel dan transparan," ujar

Dirgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol. I Made Agus Prasatya.

Pergantian nakhoda di tubuh Ditgakkum Korlantas Polri ini membawa angin segar bagi penataan lalu lintas modern di tanah air. Publik menaruh harapan besar bahwa di bawah komando Kombes Pol. I Made Agus Prasatya, teknologi canggih kepolisian akan semakin tajam dalam menyisir para pelanggar lalu lintas, sementara sisi humanis Polantas akan tetap hangat dalam mengayomi masyarakat di sepanjang jalan raya nasional.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT