Bukan di Jalan Raya, Bripka Bayu Mengabdi di Ruang Kelas Madrasah Pelosok
Bukan di Jalan Raya, Bripka Bayu Mengabdi di Ruang Kelas Madrasah Pelosok. (Foto: RAMBE)
Di Tengah Krisis Guru, Bripka Bayu Turun Mengajar di Madrasah Pelosok Cianjur
Cianjur — Di tengah keterbatasan tenaga pendidik di wilayah pelosok, sosok anggota kepolisian ini memilih melangkah melampaui tugas rutinnya. Bripka Bayu, anggota Polri, secara sukarela mengajar di sebuah madrasah di daerah terpencil Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, demi memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan.
Madrasah tempat Bripka Bayu mengajar mengalami krisis guru, dengan jumlah pengajar yang jauh dari ideal. Kondisi itu membuat proses belajar mengajar kerap tersendat, bahkan terancam berhenti. Melihat realitas tersebut, Bripka Bayu memilih turun langsung membantu, meski di luar tugas kedinasannya sebagai aparat penegak hukum.
Mengajar dengan Seragam Bhayangkara
Dengan mengenakan seragam polisi, Bripka Bayu masuk ke ruang kelas, mengajarkan pelajaran dasar kepada para siswa. Kehadirannya disambut antusias anak-anak yang selama ini harus belajar dengan fasilitas dan tenaga pendidik yang terbatas.
Bagi Bripka Bayu, mengajar bukan sekadar membantu mengisi kekosongan, tetapi juga bagian dari pengabdian kepada masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah pelosok.
Pendidikan Tak Boleh Berhenti
Bripka Bayu menilai, pendidikan adalah fondasi utama masa depan bangsa. Karena itu, keterbatasan guru tidak boleh menjadi alasan anak-anak kehilangan kesempatan belajar.
Aksi ini sekaligus mencerminkan peran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai solusi sosial, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan perhatian negara.
Apresiasi Warga dan Sekolah
Pihak madrasah dan warga setempat menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bripka Bayu. Kehadirannya dinilai memberi semangat baru bagi siswa sekaligus membantu keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.
Di tengah berbagai tantangan pendidikan di pelosok, langkah kecil ini menjadi bukti bahwa kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, bahkan lewat sosok seorang polisi.
Potret Polisi Humanis
Pengabdian Bripka Bayu memperlihatkan wajah lain Polri yang humanis dan dekat dengan rakyat. Di balik tugas menjaga kamtibmas, masih ada ruang besar bagi anggota Polri untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan manusia.
{RAMBE}