Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Sikat Jaringan Iran di Bandara Soetta, Dua Tersangka Kurir Diciduk.
Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Sikat Jaringan Iran di Bandara Soetta, Dua Tersangka Kurir Diciduk.. (Foto: {redSVG})
Barang bukti sabu. Foto: Istimewa
Jaringan Internasional Iran Runtuh! Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan Sabu 4,8 Kg di Bandara Soetta: Dua Kurir Diringkus!
JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali mencetak prestasi gemilang dalam menjaga gerbang udara Indonesia dari gempuran narkotika dunia. Melalui operasi intelijen yang presisi, polisi berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu jaringan internasional asal Iran. Sebanyak 4,8 kilogram sabu murni berhasil disita sebelum sempat meracuni ribuan anak bangsa.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa pengawasan Polri di titik-titik vital seperti Bandara Soekarno-Hatta sangat ketat dan tidak dapat ditembus oleh sindikat narkoba manapun.
Penyergapan Kurir Jaringan Iran: Barang Bukti 4,8 Kg Disita
Kanit 5 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Iptu Andri Fajar, mengungkapkan bahwa dalam operasi kali ini, petugas berhasil mengamankan dua tersangka utama berinisial TP (32) dan C (31). Keduanya merupakan kaki tangan jaringan Iran yang nekat membawa barang haram tersebut melintasi perbatasan negara.
"Ini adalah kejahatan internasional di mana barang bukti tersebut dikirim langsung dari Iran melalui kurir melewati Bandara Soekarno-Hatta," tegas Iptu Andri Fajar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/4/2026).
Kendali WNA: Operasi Lintas Negara yang Terorganisir
Penyelidikan mendalam mengungkap bahwa kedua tersangka tersebut dikendalikan oleh seorang warga negara asing (WNA) yang diduga berada di Iran. Selain menyita 4,8 kg sabu, polisi juga mengamankan sejumlah alat bukti penting yang menunjukkan profesionalisme sindikat ini, di antaranya:
- Timbangan elektrik presisi.
- Sejumlah telepon genggam untuk komunikasi rahasia.
- Plastik klip kosong siap edar.
Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda Metro Jaya guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut dan mengungkap jaringan distribusi lokal mereka di Jakarta.
Polri Garda Terdepan Lawan Narkoba Dunia
Polda Metro Jaya menegaskan tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi jaringan internasional untuk menjadikan Indonesia sebagai pasar narkotika. Langkah cepat Iptu Andri Fajar dan tim Subdit 2 merupakan bukti nyata komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya laten narkoba.
Masyarakat pun diimbau untuk terus mendukung kepolisian dengan memberikan informasi sekecil apa pun terkait peredaran narkotika di lingkungan sekitar demi mewujudkan Jakarta yang bebas narkoba.
{redSVG}