DRAMATIS DI KALIMALANG! Maling Motor Nekat Jebol Kendaraan Ojol yang Masih Kredit
DRAMATIS DI KALIMALANG! Maling Motor Nekat Jebol Kendaraan Ojol yang Masih Kredit. (Foto: {RAMBE})
Seorang pelaku pencurian sepeda motor tertangkap warga hingga sempat diamuk massa usai beraksi
di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (8/6/2026).
Aksi Kejar-kejaran Berakhir di Gang Buntu Sampai Diamuk Massa!
JAKARTA – Aksi kriminalitas jalanan yang menyasar aset milik pekerja keras kembali memicu amarah besar warga ibu kota. Seorang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) bernasib apes setelah tertangkap basah oleh warga dan sempat menjadi bulan-bulanan amukan massa yang emosinya menyundul langit di kawasan Jalan Raya Kalimalang, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa (9/6/2026).
Beruntung, aksi main hakim sendiri tersebut berhasil diredam setelah aparat kepolisian dari Polsek Duren Sawit bergerak cepat menerobos kerumunan massa untuk mengamankan pelaku dari amarah warga yang telanjur memuncak.
Kronologi Aksi Maut: Kepergok Saat Tancapkan Kunci Letter T
Berdasarkan data reportase langsung di lapangan, insiden menegangkan ini bermula ketika situasi di sekitar Jalan Raya Kalimalang sedang dipadati aktivitas warga dan pekerja kantoran. Pelaku yang berjumlah dua orang secara culas mengincar sebuah sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan.
Skema komplotan ini terbagi menjadi dua peran: satu pelaku bertugas sebagai eksekutor yang membobol kontak motor, sementara satu pelaku lainnya bersiap di atas kendaraan mereka sembari memantau situasi sekitar. Namun, sepandai-pandainya tupai melompat, aksi mereka kali ini justru terendus oleh pekerja sekitar.
"Saya lagi kerja di dalam kantor. Teman kantor kasih tahu kalau ada maling. Pas saya keluar ternyata benar ada pelaku pencurian motor. Saat dicek, kondisi kontak motor korban sudah rusak parah dan kunci letter T milik pelaku masih menempel di sana," ujar Rahman, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian kepada awak media, Selasa (9/6/2026).
Satu Pelaku Lolos, Satu Lagi Terjebak di Gang Buntu
Sadar aksinya kepergok dan diteriaki "maling" oleh warga, kedua pelaku langsung panik luar biasa. Pelaku yang bertugas mengawasi situasi di atas motor langsung memutar gas sekencang-kencangnya dan berhasil meloloskan diri ke dalam labirin gang di kawasan Kalimalang.
Nasib sial justru menimpa sang eksekutor. Langkah kakinya kalah cepat dari kepungan massa yang langsung mengejarnya secara beringas. Pelaku yang panik itu salah mengambil rute melarikan diri hingga akhirnya terjebak dan terpojok di sebuah gang buntu yang tidak jauh dari lokasi TKP.
Dalam sekejap, ratusan warga dan pengendara yang melintas langsung memadati gang buntu tersebut. Kesal karena maraknya kasus kehilangan motor di wilayah Jakarta Timur, warga yang telanjur naik pitam langsung melayangkan pukulan mentah hingga pelaku nyaris babak belur sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas kepolisian yang tiba tepat waktu.
Miris! Motor Target Ternyata Milik Driver Ojol dan Belum Lunas
Kemarahan warga di lokasi semakin menjadi-jadi setelah mengetahui siapa sosok pemilik sepeda motor yang menjadi target pencurian tersebut. Kendaraan yang nyaris raib digondol maling itu ternyata merupakan alat transportasi utama milik seorang pengemudi ojek daring (ojol) yang setiap harinya digunakan untuk mengais rezeki demi menyambung hidup keluarga.
"Motor itu milik teman saya yang ojek online. Lebih mirisnya lagi, motornya itu masih status kredit dan belum lunas sama sekali," tambah Rahman dengan nada geram.
Dari lokasi penangkapan, warga berhasil mengamankan barang bukti utama berupa sebuah kunci letter T yang digunakan untuk merusak stop kontak motor korban. Setelah situasi berhasil dikendalikan secara kondusif, petugas langsung mengangkut pelaku beserta barang bukti ke Markas Polsek Duren Sawit guna pemeriksaan intensif.
Pihak kepolisian menegaskan telah mengantongi ciri-ciri rekan pelaku yang lolos dan saat ini tim buser sedang melakukan pengejaran di lapangan. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi warga untuk selalu memasang kunci ganda pada kendaraan guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan.
{RAMBE}