Logo
CRIME WATCH.ID

Gedor Stabilitas! Polri Kirim Ratusan Personel Brimob dan Tim Khusus ke Papua Tengah & Maluku Utara, Ada Apa?

8789 views
Senin, 06 April 2026 - 12:00 WIB {RAMBE}
Gedor Stabilitas! Polri Kirim Ratusan Personel Brimob dan Tim Khusus ke Papua Tengah & Maluku Utara, Ada Apa?

Gedor Stabilitas! Polri Kirim Ratusan Personel Brimob dan Tim Khusus ke Papua Tengah & Maluku Utara, Ada Apa?. (Foto: {RAMBE})

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) DivHumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.


JAKARTA – Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bergerak cepat (fast response) dalam menyikapi dinamika keamanan di wilayah Indonesia Timur. Menindaklanjuti gejolak yang terjadi di Papua Tengah dan Maluku Utara, Polri resmi menerjunkan ratusan personel gabungan untuk menjamin rasa aman masyarakat dan menegakkan hukum secara tegas.

Langkah strategis ini merupakan komitmen nyata Kapolri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di seluruh pelosok negeri.


Wakapolri Pimpin Langsung Pengecekan Pasukan

Keseriusan Polri terlihat saat Wakapolri Komjen Pol. Dedy Prasetyo memimpin langsung pengecekan kesiapan pasukan Brimob di Mako Brimob pada Sabtu (4/4). Kehadiran jenderal bintang tiga ini menegaskan bahwa Polri tidak main-main dalam menangani setiap gangguan keamanan yang mengancam persatuan.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyatakan bahwa penebalan pasukan ini adalah langkah preventif sekaligus responsif.

"Polri telah mengambil langkah cepat dengan mengerahkan personel tambahan untuk memperkuat pengamanan dan penanganan situasi di Papua Tengah dan Maluku Utara," tegas Trunoyudo dalam keterangan resminya di Jakarta.


Rincian Kekuatan Personel: Operasi Skala Besar

Sebanyak 148 personel gabungan telah diberangkatkan menuju Nabire, Papua Tengah, pada Minggu (5/4) dini hari. Berikut adalah rincian kekuatan tim elit yang dikirim:

  • 100 Personel Brimob: Pasukan pemukul untuk pengamanan wilayah.
  • Tim Bareskrim (20 Personel): Fokus pada pengungkapan kasus dan penegakan hukum.
  • Tim Div Propam (26 Personel): Memastikan profesionalisme anggota di lapangan.
  • Tim BIK & Itwasum: Untuk penguatan intelijen dan pengawasan internal.

Sementara itu, untuk wilayah Maluku Utara, Polri juga telah memberangkatkan tim dari Divisi Propam dan Itwasum guna memperkuat koordinasi kewilayahan.


Meredam Konflik Halmahera Tengah & Usut Tuntas Kasus Dogiyai

Pengiriman pasukan ini dipicu oleh dua insiden menonjol:

  1. Halmahera Tengah (Maluku Utara): Konflik antarwarga Desa Bobane Jaya dan Desa Sibenpopo akibat kasus pembunuhan. Berkat gerak cepat TNI-Polri dan Pemda, situasi kini mulai kondusif.
  2. Dogiyai (Papua Tengah): Aksi penganiayaan berat yang menyebabkan gugurnya seorang personel Polri, Bripda Juventus Edowai. Polri berkomitmen memburu pelaku dan memberikan keadilan bagi korban.


Pendekatan Humanis: Soft Approach & Law Enforcement

Meski mengirimkan pasukan tambahan, Brigjen Pol. Trunoyudo menekankan bahwa Polri tetap mengedepankan sisi humanis.

"Kami mengedepankan pendekatan soft approach dan pendekatan humanis, namun tetap diiringi penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku kekerasan," ujarnya.


Masyarakat Diimbau Tenang: Jangan Termakan Hoaks

Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Stabilitas keamanan adalah kunci pembangunan, dan Polri memastikan negara hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan maksimal.

"Kami mengajak masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif dan tidak terpengaruh isu hoaks atau provokasi yang dapat memperkeruh keadaan," tutup Trunoyudo.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT