Logo
CRIME WATCH.ID

Heboh Isu Kuota Khusus, Jenderal {Purn} Dofiri: Saatnya Kembalikan Marwah Polri Lewat Manajemen Bersih!

7674 views
Kamis, 07 Mei 2026 - 10:55 WIB {RAMBE}
Heboh Isu Kuota Khusus, Jenderal {Purn} Dofiri: Saatnya Kembalikan Marwah Polri Lewat Manajemen Bersih!

Heboh Isu Kuota Khusus, Jenderal {Purn} Dofiri: Saatnya Kembalikan Marwah Polri Lewat Manajemen Bersih!. (Foto: {RAMBE})

Sekretaris Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP)

Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri


Berantas Praktik 'Mendompleng'! Jenderal Dofiri Tegaskan Reformasi Rekrutmen Polri: Jalur 3T Kini Lebih Transparan dan Adil


JAKARTA – Sekretaris Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP), Jenderal (Purn.) Ahmad Dofiri, memberikan klarifikasi tegas terkait isu "jalur khusus" dalam rekrutmen anggota Polri yang sempat memicu perbincangan publik. Dalam keterangannya, Dofiri menegaskan bahwa Polri berkomitmen penuh untuk membersihkan sistem rekrutmen dari segala bentuk penyimpangan demi melahirkan personel yang benar-benar berintegritas.


Meluruskan Makna 'Kuota Khusus'

Jenderal Dofiri menjelaskan bahwa istilah "kuota khusus" pada masa lalu sebenarnya memiliki misi mulia, yakni memberikan kesempatan bagi putra-putri terbaik dari daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) serta mereka yang memiliki prestasi luar biasa.

Namun, ia tidak menutup mata bahwa dalam perjalanannya, terdapat oknum tidak bertanggung jawab yang menyalahgunakan celah tersebut.

  • Adanya Oknum Pengganggu: Dofiri mengakui bahwa sempat ada praktik "mendompleng" oleh oknum tertentu yang memicu terjadinya jual beli kuota.
  • Evaluasi Total: Istilah "kuota khusus" kini ditegaskan sebagai bagian dari masa lalu yang sedang dibenahi secara total.


Transformasi Rekrutmen: Transparan dan Linier

Meskipun sistem diperketat, Polri tetap konsisten merangkul talenta dari daerah 3T dan jalur prestasi. Bedanya, ke depan aturan main akan dibuat jauh lebih ketat dan transparan.

  • Sesuai Tupoksi: Rekrutmen melalui jalur ini harus bersifat linier dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Polri.
  • Aturan yang Jelas: Prosedur akan diatur sedemikian rupa sehingga tidak ada lagi celah untuk "mengambil sembarang orang" tanpa kualifikasi yang jelas.
  • Tetap Diperhatikan: Calon anggota dari daerah terpencil dan yang berprestasi tetap mendapatkan atensi khusus sebagai bentuk pemerataan kesempatan.


Laporan Langsung kepada Presiden Prabowo

Langkah perbaikan ini merupakan bagian dari hasil kerja KPRP yang telah dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (5/5/2026). Fokus utama laporan tersebut adalah perbaikan manajemen di tubuh Polri, termasuk sistem rekrutmen yang menjadi gerbang utama transformasi institusi.

Dengan langkah berani ini, Polri menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan sistem seleksi yang bersih, transparan, dan akuntabel guna mewujudkan Korps Bhayangkara yang semakin profesional dan dicintai masyarakat.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT