Logo
CRIME WATCH.ID

Hujan Batu Warga Gunung Jati Serang Polisi Yang Akan Selamatkan Gadis 19 Tahun yang Disekap Pacar

7451 views
Selasa, 30 Juni 2026 - 11:39 WIB {RAMBE}
Hujan Batu Warga Gunung Jati Serang Polisi Yang Akan Selamatkan Gadis 19 Tahun yang Disekap Pacar

Hujan Batu Warga Gunung Jati Serang Polisi Yang Akan Selamatkan Gadis 19 Tahun yang Disekap Pacar. (Foto: {RAMBE})

Gambar Ilustrasi


Polisi Alami Luka Memar Demi Lindungi Nyawa Korban Penyekapan di Kendari, Netizen Puji Ketangguhan Polri. 

Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin L. Sengka.


DRAMATIS! : Kapolresta Kendari, Kombes Edwin Sengka Bersumpah Buru Pelaku!

KENDARI, SULAWESI TENGGARA – Aksi penyelamatan nyawa seorang gadis remaja berinisial NA (19) di Kota Kendari berlangsung sangat mencekam dan diwarnai pertumpahan darah. Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama personel Polsek Kandai mendadak dihujani lemparan batu secara brutal oleh sejumlah warga saat mengevakuasi korban dari sekapan sang pacar pada Minggu malam, 28 Juni 2026, sekitar pukul 22.00 WITA.

Meski harus bertaruh nyawa di bawah kepungan massa dan lemparan batu yang membabi buta, dedikasi tinggi aparat kepolisian membuahkan hasil manis. Gadis malang tersebut berhasil didekap dan dilarikan dengan selamat dari lokasi penyekapan, kendati sejumlah personel Polri harus menderita luka-luka dan armada patroli hancur dirusak.


Kronologi Penyelamatan Nyawa: Berawal dari Laporan Penculikan

Tragedi memilukan ini terungkap setelah orang tua korban yang cemas mendatangi kantor polisi untuk melaporkan bahwa anak perempuan mereka diduga kuat telah diculik. Merespons cepat laporan darurat tersebut, jajaran kepolisian langsung melakukan pelacakan dan penelusuran taktis secara digital dan lapangan.

Hasil penyelidikan mengarah kuat pada sebuah rumah di kawasan perbukitan padat, tepatnya di wilayah Gunung Jati, Kelurahan Jati Mekar, Kecamatan Kendari. Di sana, korban NA ternyata disekap secara ilegal oleh kekasihnya sendiri.

"Korban berhasil kami selamatkan saat berada di wilayah Gunung Jati, Kelurahan Jati Mekar, Kecamatan Kendari, pada Minggu malam," tegas Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin L. Sengka, saat memberikan keterangan resmi kepada awak media, Senin (29/6/2026).


Evakuasi Mencekam: Anggota Luka Memar dan Mobil Patroli Hancur

Keberanian personel Polri di lapangan benar-benar diuji. Begitu tim gabungan berhasil merangsek masuk dan mengamankan korban, situasi di luar rumah mendadak berubah menjadi anarkis. Sejumlah kelompok warga setempat yang terprovokasi entah dari mana, mendadak melakukan perlawanan sengit untuk menghalangi jalannya evakuasi hukum.

Tanpa ampun, massa melempari petugas yang sedang melindungi korban dengan batu-batu berukuran besar di tengah kegelapan malam.

Dampak Serangan Anarkis Warga Gunung Jati (Malam 28 Juni 2026):

-------------------------------------------------------------------------

• Korban Selamat   : Gadis Remaja berinisial NA (19 Tahun).

• Kondisi Petugas  : Beberapa Personel Mengalami Luka Memar Akibat Batu.

• Fasilitas Negara : Kendaraan Dinas Patroli Polisi Mengalami Kerusakan Berat.

• Status Pelaku    : Kabur di Tengah Chaos, Identitas Sudah Dikantongi.

-------------------------------------------------------------------------


"Pada saat penyelamatan korban terjadi perlawanan dari warga sekitar. Anggota dilempari batu, beberapa personel mengalami luka memar, dan kendaraan patroli juga mengalami kerusakan," ujar Kombes Pol Edwin L. Sengka menyayangkan aksi anarkis tersebut.


Kapolresta Kendari Beri Ultimatum: Menyerah atau Kami Tindak Tegas!

Di tengah situasi kacau dan bentrokan tersebut, terduga pelaku penyekapan memanfaatkan momentum untuk melarikan diri dari kepungan lewat jalur tikus pemukiman. Namun, pelarian pria tersebut dipastikan tidak akan lama. Kapolresta Kendari dengan tegas menjamin bahwa hukum akan tegak lurus dan pelaku akan segera dijebloskan ke dalam sel tahanan.

Pihak kepolisian kini telah mengantongi identitas lengkap pelaku dan tim buru sergap sudah disebar ke berbagai titik pelarian.

"Kami menjamin pelaku akan ditangkap. Namun apabila yang bersangkutan memiliki iktikad baik, kami mengimbau agar segera menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat," ancam Kombes Edwin dengan nada tegas dan tanpa kompromi.

Tindakan heroik nan humanis yang ditunjukkan Tim Perintis Presisi Polda Sultra dan Polsek Kandai ini menuai simpati luar biasa dari publik. Di tengah risiko kehilangan nyawa dan serangan fisik dari warga yang keliru, Polri membuktikan komitmennya sebagai pelindung sejati masyarakat, memastikan keselamatan nyawa anak bangsa adalah prioritas tertinggi di atas segalanya.


{RAMBE}


BERITA TERKAIT