Logo
CRIME WATCH.ID

Jenderal Sigit Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jadi Benteng NKRI

6161 views
Kamis, 12 Maret 2026 - 13:17 WIB RAMBE
Jenderal Sigit Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jadi Benteng NKRI

Jenderal Sigit Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jadi Benteng NKRI. (Foto: RAMBE)

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo berdiskusi dengan Menhan Sjarief Sjamsoeddin dalam acara buka puasa bersama TNI Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta


Kapolri Tegaskan Sinergi TNI–Polri Kunci Jaga NKRI di Tengah Ancaman Global

Jakarta — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa soliditas dan sinergitas antara TNI, Polri, serta seluruh elemen bangsa menjadi kunci utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri dalam acara buka puasa bersama jajaran TNI–Polri yang digelar di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu.

Dalam kesempatan itu, Jenderal Sigit mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan antara dua institusi penjaga keamanan negara tersebut agar mampu menghadapi berbagai tantangan, baik yang berasal dari dalam negeri maupun dampak konflik global.

“Ke depan bagaimana kita terus menjaga soliditas, menjaga sinergitas dan memastikan TNI-Polri betul-betul melaksanakan amanah menghadapi dinamika global yang ada serta dampaknya terhadap situasi dalam negeri,” kata Kapolri.


Pesan Presiden: TNI dan Polri Harus Tetap Bersatu

Kapolri juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto secara berulang menekankan pentingnya kekompakan antara TNI dan Polri.

Menurut Presiden, kedua institusi tersebut memiliki sejarah panjang yang sama, yakni lahir dari perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan.

“Bapak Presiden selalu menyampaikan bahwa TNI dan Polri harus selalu bersatu, kompak dan bersinergi,” ujar Kapolri.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan utama pertahanan dan keamanan negara terletak pada soliditas aparat dan dukungan masyarakat.


Dampak Konflik Global Jadi Perhatian

Kapolri menyoroti bahwa dinamika geopolitik global, termasuk konflik yang terjadi di Timur Tengah, berpotensi memberikan dampak terhadap situasi keamanan dalam negeri.

Karena itu, kesiapsiagaan serta koordinasi antara TNI dan Polri dinilai sangat penting untuk memastikan stabilitas nasional tetap terjaga.

Sinergi antara dua institusi tersebut diharapkan mampu mengantisipasi berbagai potensi ancaman, baik dalam bentuk keamanan konvensional maupun gangguan stabilitas sosial di masyarakat.


TNI Rakyat, Polri Polisinya Rakyat

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengingatkan pesan Presiden bahwa TNI harus menjadi TNI rakyat dan Polri harus menjadi polisinya rakyat.

Artinya, keberadaan aparat keamanan tidak hanya sebagai penjaga negara, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Konsep tersebut menegaskan bahwa keamanan nasional tidak dapat dipisahkan dari hubungan harmonis antara aparat negara dan rakyat.


Stabilitas Keamanan Jadi Syarat Pembangunan

Kapolri menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan syarat utama bagi pembangunan nasional.

Tanpa kondisi keamanan yang stabil, berbagai program pembangunan tidak dapat berjalan secara optimal.

Karena itu, soliditas TNI-Polri bersama seluruh elemen bangsa menjadi modal dasar dalam menjaga situasi nasional tetap kondusif.

“Ini menjadi modal utama bagi bangsa untuk membangun. Karena syarat utama pembangunan adalah stabilitas keamanan,” kata Sigit.


Persatuan Bangsa Jadi Benteng Terkuat

Kapolri juga menekankan pentingnya menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global.

Menurutnya, jika seluruh elemen bangsa tetap solid dan kompak, maka Indonesia akan mampu melewati berbagai tantangan yang muncul.

“Kalau seluruh elemen bangsa solid dan kompak, maka apapun yang kita hadapi kita akan sanggup melewatinya,” ujar Kapolri.


{RAMBE}



Tag:

BERITA TERKAIT