Kapolda Resmikan Dapur SPPG Polres Kampar dan Distribusikan MBG ke 2.105 Siswa.
Kapolda Resmikan Dapur SPPG Polres Kampar dan Distribusikan MBG ke 2.105 Siswa.. (Foto: Admin)
Kampar, Riau – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kampar secara resmi diresmikan hari ini oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peluncuran dapur SPPG tersebut menjadi tonggak strategis dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sekolah. “Program MBG ini adalah langkah strategis dalam mewujudkan sumber daya yang kuat, sehat, dan berkualitas,” ujar Irjen Herry dalam sambutannya.
Distribusi MBG ke 6 Sekolah
Dalam tahap awal, SPPG Polres Kampar menyalurkan porsi MBG kepada 2.105 siswa dari enam sekolah yaitu:
Jarak distribusi dipatok maksimal 5 kilometer, dan estimasi waktu pengantaran sekitar 10 menit dari dapur ke lokasi sekolah.
Kapolres Kampar, AKBP Boby Ramadhan Sebayang, menyebutkan bahwa SPPG Kampar mulai direnovasi sejak 5 Agustus 2025. Hingga saat ini, tim pengelola telah merekrut 37 staf dari warga sekitar, dan jumlah tersebut akan terus bertambah seiring berjalannya program.
Distribusi MBG berlangsung secara bertahap, dimana:
Pada peluncuran awal, cakupan masih terbatas pada sebagian sekolah, sementara sekolah lainnya akan bergabung pada fase berikutnya.
Komitmen Kapolda dan Polda Riau
Menurut Kapolda, proyek dapur SPPG ini bukan sekadar fasilitas masak, melainkan cerminan kontribusi Polda Riau terhadap masa depan bangsa. Ia menjelaskan bahwa Polda Riau saat ini memiliki 6 dapur SPPG yang sudah operasional, dan sembilan lainnya menunggu penyelesaian pembangunan.
Ia juga menekankan bahwa semua bahan pangan yang digunakan harus memenuhi standar mutu untuk menjamin bahwa MBG yang disajikan bergizi, aman, dan layak konsumsi.
Hadirnya Pihak Pemerintah dan Mitra
Acara peresmian turut dihadiri oleh Bupati Kampar H. Asmar, Ketua Bhayangkari Daerah Riau Ny. Tina Heryawan, pejabat utama Polda Riau, Forkopimda, serta Kepala SPPG, camat, lurah, dan ninik mamak.
Harapan dalam jangka panjang, SPPG Kampar dapat menjadi model keberlanjutan pemenuhan gizi sekolah di level daerah, sekaligus mendukung program nasional terkait ketahanan pangan dan kesehatan anak..
{SVG}