Kapolri di ASEAN TUC 2026: Harmoni Pekerja dan Pengusaha Kunci Stabilitas Nasional & Tegaskan Peran Polri Jaga Iklim Industrial
Kapolri di ASEAN TUC 2026: Harmoni Pekerja dan Pengusaha Kunci Stabilitas Nasional & Tegaskan Peran Polri Jaga Iklim Industrial. (Foto: RAMBE)
Kapolri Hadiri Gala Dinner General Assembly ASEAN TUC 2026, Tekankan Pentingnya Hubungan Industrial Harmonis
Jakarta — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Gala Dinner General Assembly ASEAN Trade Union Council (ASEAN TUC) 2026, sebagai bagian dari komitmen memperkuat stabilitas hubungan industrial di tingkat nasional maupun regional.
Kehadiran Kapolri dalam forum serikat pekerja kawasan Asia Tenggara tersebut dinilai strategis, mengingat isu ketenagakerjaan dan hubungan industrial menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial.
Dorong Hubungan Industrial yang Harmonis
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menegaskan pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Menurutnya, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sangat berkaitan dengan kualitas dialog dan komunikasi dalam hubungan ketenagakerjaan. Ketika hubungan industrial terjaga dengan baik, maka iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Kapolri menyampaikan bahwa Polri siap berperan aktif dalam menjaga kondusivitas, khususnya saat terjadi dinamika perundingan atau penyampaian aspirasi pekerja.
Peran Polri dalam Stabilitas Ketenagakerjaan
Kapolri menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai aparat pengamanan, tetapi juga sebagai fasilitator dialog dan penengah jika terjadi potensi konflik industrial.
Pendekatan yang dikedepankan adalah:
- Persuasif dan humanis
- Mengutamakan mediasi
- Menghormati hak menyampaikan pendapat sesuai aturan
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan bahwa dinamika ketenagakerjaan tetap berada dalam koridor hukum tanpa mengganggu stabilitas nasional.
Forum Regional yang Strategis
ASEAN TUC merupakan forum penting yang mempertemukan perwakilan serikat pekerja dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan dan penguatan kerja sama regional dalam bidang ketenagakerjaan.
Kehadiran Kapolri dalam agenda tersebut mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendukung kolaborasi lintas negara demi terciptanya hubungan industrial yang stabil dan berkelanjutan.
Stabilitas Jadi Kunci Pertumbuhan
Kapolri menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif membutuhkan stabilitas sosial. Karena itu, sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah harus terus diperkuat agar tidak terjadi gesekan yang berpotensi merugikan semua pihak.
“Hubungan industrial yang harmonis akan berdampak langsung pada stabilitas nasional dan kesejahteraan masyarakat,” menjadi pesan utama yang disampaikan dalam forum tersebut.
{RAMBE}