Logo
CRIME WATCH.ID

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Aktifkan Kembali Satgas Anti-Mafia Bola Jelang Piala Dunia 2026

3174 views
Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB {RAMBE}
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Aktifkan Kembali Satgas Anti-Mafia Bola Jelang Piala Dunia 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Aktifkan Kembali Satgas Anti-Mafia Bola Jelang Piala Dunia 2026. (Foto: {RAMBE})

Gambar Ilustrasi



SIKAT HABIS BANDAR JUDI! : Jangan Coba-Coba Rusak Pesta Bola Rakyat!

JAKARTA – Ketegasan tanpa pandang bulu dalam memberantas praktik judi online dan konvensional kembali ditunjukkan oleh pucuk pimpinan Korps Bhayangkara. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi mengumumkan akan mengaktifkan kembali tim elit Satgas Anti-Mafia Bola. Langkah super taktis ini digulung khusus untuk membentengi jalannya perhelatan akbar Piala Dunia 2026 dari cengkeraman para bandar judi yang ingin memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat.

Komitmen besar Polri Presisi dalam mengawal ruang olahraga yang bersih, sehat, dan menjunjung tinggi sportivitas ini ditegaskan Kapolri usai menggelar audiensi strategis bersama jajaran direksi LPP TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan.


Instruksi Panglima Bhayangkara: Aktifkan Satgas, Kunci Ruang Gerak Sindikat Judi!

Kapolri Jenderal Listyo Sigit menjelaskan bahwa pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan instruksi langsung yang bersifat preventif sekaligus represif. Turnamen akbar empat tahunan yang diikuti oleh 48 negara ini diprediksi akan menyedot perhatian miliaran pasang mata, dan situasi tersebut sangat rawan dimanfaatkan oleh jaringan sindikat kejahatan siber untuk meraup untung lewat taruhan ilegal.

Polri tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi pihak-pihak atau kelompok tertentu yang nekat mengotori esensi hiburan rakyat ini dengan tindakan yang menabrak hukum positif di Indonesia.

"Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali. Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas!" tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


Peringatan Keras Bagi Masyarakat: Jadilah Penonton Cerdas, UU Perjudian Mengintai!

Lebih lanjut, Jenderal Bintang Empat ini juga melayangkan imbauan humanis namun sarat akan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat di tanah air. Kapolri meminta pencinta sepak bola nasional untuk menjadi "penonton cerdas" yang menikmati keindahan taktik di lapangan hijau, bukan malah terjebak masuk ke dalam pusaran judi bola digital yang menjanjikan kemenangan semu.

Polri mengingatkan bahwa sanksi hukum pidana terkait praktik perjudian di Indonesia—baik di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) maupun UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)—sangat tegas dan tidak mengenal tebang pilih.

"Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas di negara kita. Karena itu, masyarakat harus cerdas dan wajib menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian," ujar Jenderal Listyo Sigit dengan nada tegas.


Sinergi Positif: Nobar Aman dan Bebas Judi dari Mabes Hingga Polsek

Sebagai solusi konkret untuk memfasilitasi dahaga pencinta bola sekaligus menekan ruang gerak aplikasi judi, Polri berkolaborasi erat dengan TVRI untuk menggelar pesta nonton bareng (nobar) raksasa yang bersih dari taruhan.

Titik-titik nobar resmi ini sengaja didirikan di fasilitas kepolisian mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda, Polres, hingga menjangkau pelosok desa di tingkat Polsek. Langkah ini dilakukan agar aparat kepolisian dapat mengawasi langsung, mengedukasi masyarakat terkait keamanan dan ketertiban (harkamtibmas), sekaligus menghadirkan atmosfer nonton bola yang seru, tertib, dan 100% bebas dari transaksi haram judi bola.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT