Ledakan Kepercayaan Publik Tembus 79,2%, Strategi Kapolri Sikat Mafia Pangan & Kejahatan Ekonomi Berbuah Manis!
Ledakan Kepercayaan Publik Tembus 79,2%, Strategi Kapolri Sikat Mafia Pangan & Kejahatan Ekonomi Berbuah Manis!. (Foto: {RAMBE})
Gambar Ilustrasi
JAKARTA – Korps Bhayangkara di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjukkan taringnya dalam mengawal program prioritas nasional. Berdasarkan hasil survei terbaru Indonesia Development Monitoring (IDM), Polri tidak hanya berhasil memulihkan citra institusi, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai pilar utama kesuksesan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Kepercayaan Publik Meroket: Bukti Nyata Polri Presisi
Hasil survei IDM periode 7–20 April 2026 mencatat angka yang fantastis dalam berbagai aspek kinerja Kepolisian:
- Tingkat Kepercayaan Publik: Mencapai 79,2 persen, yang menandakan tren pemulihan kepercayaan yang solid.
- Kepuasan Penegakan Hukum: Menyentuh angka 75,1 persen. Masyarakat mengapresiasi ketegasan Polri dalam memberantas judi, perdagangan manusia, narkoba, hingga mafia penimbun BBM dan pangan.
- Pelayanan Publik: Mendapat rapor hijau dengan kepuasan sebesar 81,2 persen.
- Stabilitas Keamanan: Sebanyak 88,7 persen responden merasa aman beraktivitas di luar rumah pada malam hari.
Direktur Eksekutif IDM, Dedi Rohman, menegaskan bahwa capaian ini berkorelasi kuat dengan tingginya kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo yang mencapai 80,7 persen.
Garda Terdepan Ketahanan Pangan & Makan Bergizi Gratis
Polri kini tidak hanya sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mesin penggerak kesejahteraan melalui program strategis pemerintah:
- Swasembada Pangan: Sebanyak 78,7 persen responden mendukung penuh peran Polri dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
- Makan Bergizi Gratis (MBG): Sebanyak 83,8 persen masyarakat mengapresiasi keterlibatan Polri melalui pengawasan mutu pangan (food security) dan distribusi yang tertib via Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Rakernis Bareskrim 2026: Optimalisasi Reserse yang Beretika
Menanggapi sentimen positif tersebut, Bareskrim Polri langsung tancap gas melalui Rakernis Bareskrim 2026 yang dibuka langsung oleh Kapolri di Mabes Polri, Jumat (8/5/2026). Dengan tema "Optimalisasi Pelayanan Fungsi Reserse yang Bermanfaat untuk Masyarakat", forum ini bertujuan mencetak SDM Polri yang responsif dan berkeadilan.
Instruksi Tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo:
- Penguatan SDM: Meningkatkan profesionalisme dan kualitas personel reserse dalam menghadapi celah hukum dan tantangan kejahatan global.
- Sinergi Antar-Penegak Hukum: Memperkuat kolaborasi demi mewujudkan penegakan hukum yang tuntas dan sejalan dengan kebijakan Presiden.
- Keadilan yang Dirasakan: Menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya tegas secara atributif, tetapi juga menyentuh rasa keadilan masyarakat.
"Kita harus meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas antar-penegak hukum untuk melaksanakan penegakan hukum secara optimal sesuai kebijakan Bapak Presiden," tegas Kapolri dalam pembukaan Rakernis tersebut.
Apresiasi Personel Berprestasi
Sebagai bentuk komitmen, Rakernis ini juga diwarnai dengan pemberian penghargaan bagi personel reserse yang menunjukkan performa luar biasa di lapangan. Hal ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran untuk terus menghadirkan penegakan hukum yang beretika dan mendukung stabilitas ekonomi nasional menuju tahun 2026 yang lebih gemilang.
{RAMBE}