Logo
CRIME WATCH.ID

Mendag & Kapolda Metro Jaya Sidak Pasar Kramat Jati, Harga Sembako Dipastikan Stabil

6006 views
Rabu, 11 Maret 2026 - 10:29 WIB RAMBE
Mendag & Kapolda Metro Jaya Sidak Pasar Kramat Jati, Harga Sembako Dipastikan Stabil

Mendag & Kapolda Metro Jaya Sidak Pasar Kramat Jati, Harga Sembako Dipastikan Stabil. (Foto: RAMBE)

Kapolda Metro Jaya Turun Langsung ke Pasar Kramat Jati! Satgas Pangan Siaga Jelang Lebaran, Harga Sembako Dipastikan Aman


Jakarta — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, aparat kepolisian bersama pemerintah pusat meningkatkan pengawasan terhadap ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok. Langkah ini terlihat saat Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri melakukan peninjauan langsung ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026).


Kunjungan tersebut tidak sekadar seremoni. Selain memantau harga dan pasokan sembako, kegiatan itu juga diwarnai dengan aksi kerja bakti membersihkan area pasar sebagai bagian dari program Bang Jasri (Bhayangkara Jakarta Asri) yang digagas Polda Metro Jaya.

Dalam pantauan di lapangan, aparat kepolisian tampak menyisir sejumlah titik distribusi bahan pangan, mulai dari pedagang beras, minyak goreng, hingga komoditas hortikultura. Kehadiran polisi di pasar induk terbesar di Jakarta itu menjadi bagian dari upaya pencegahan spekulasi harga dan penimbunan bahan pokok menjelang Lebaran.


Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, berdasarkan pemantauan pemerintah melalui sistem SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok), kondisi harga dan pasokan sembako hingga saat ini masih stabil.

“Melalui SP2KP kami memantau harga di sekitar 550 titik pasar di seluruh Indonesia yang tersebar di 514 kabupaten/kota. Sampai sekarang alhamdulillah harga kebutuhan bahan pokok masih terkendali, pasokan terjamin, dan harga relatif stabil,” kata Budi di sela peninjauan.

Menurutnya, mayoritas harga bahan pokok masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Namun pemerintah tetap menyiagakan berbagai instrumen pengawasan jika terjadi lonjakan harga secara tiba-tiba.

“Kami setiap hari memantau harga melalui SP2KP. Jika ada kenaikan yang tidak wajar, kami akan segera berkoordinasi dengan Satgas Pangan Polri, kementerian terkait, dan para pemasok untuk menstabilkan pasar,” ujarnya.


Peran kepolisian dalam pengawasan rantai distribusi pangan menjadi sorotan penting. Dalam beberapa tahun terakhir, Satgas Pangan Polri kerap terlibat langsung dalam membongkar praktik penimbunan hingga manipulasi distribusi sembako yang berpotensi memicu lonjakan harga di masyarakat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus mengawal distribusi bahan pokok menjelang Lebaran agar tidak ada pihak yang mencoba memainkan harga.


Selain pengawasan harga, Polda Metro Jaya juga menjalankan program Bang Jasri (Bhayangkara Jakarta Asri) yang fokus pada kebersihan pasar. Program ini dilaksanakan bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan pemerintah daerah sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan pasar yang sehat.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kebersihan pasar merupakan faktor penting untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam berbelanja.

Budi Santoso juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah dan kepolisian dalam menjaga ekosistem pasar.

“Kalau pasarnya bersih dan sehat, maka masyarakat semakin nyaman untuk berbelanja. Aktivitas ekonomi juga akan meningkat,” ujarnya.

Peninjauan di Pasar Induk Kramat Jati ini menjadi sinyal bahwa pemerintah dan kepolisian tidak hanya fokus pada stabilitas harga, tetapi juga memastikan distribusi pangan berjalan transparan dan bebas dari praktik curang.

Dengan pengawasan ketat dari Satgas Pangan Polri, pemerintah berharap momentum Lebaran 2026 dapat berlangsung tanpa gejolak harga yang merugikan masyarakat.

Di tengah meningkatnya permintaan bahan pokok menjelang Idul Fitri, kehadiran aparat di lapangan menjadi bentuk jaminan bahwa negara hadir menjaga stabilitas pangan dan melindungi daya beli masyarakat.


{Rambe}



BERITA TERKAIT