Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 113 Kg Sabu Malaysia.
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 113 Kg Sabu Malaysia.. (Foto: {RAMBE})
Gambar Ilustrasi
Peta Rute Selundupan 113 Kg Sabu Terbongkar: Masuk dari Pesisir Sumut Menuju Aceh Timur.
Barang Bukti Berhasil Diamankan, 113 kg Sabu Asal Malaysia
DRAMATIS! KEJAR-KEJARAN 1,5 JAM HINGGA MASUK ACEH: Siasat Culas Jaringan Internasional Ambyar Terperosok Parit!
LANGKAT – Ketajaman intelijen dan ketangguhan tanpa kompromi dalam menabuh genderang perang terhadap jaringan narkoba internasional kembali dibuktikan secara gemilang oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara (Sumut) sukses menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dalam jumlah yang sangat fantastis, yakni seberat 113 kilogram, yang diselundupkan dari jaringan lintas negara, Malaysia.
Aksi penggagalan ini diwarnai dengan drama pengejaran sengit bak film aksi di jalanan yang menegangkan selama berjam-jam. Keberhasilan masif ini menjadi bukti nyata komitmen tak terbatas Polri Presisi dalam melindungi segenap tumpah darah dan menyelamatkan jutaan jiwa generasi muda Indonesia dari bahaya laten narkotika.
Pengejaran Sengit 90 Menit Jalur Lintas Provinsi: Mobil Target Terperosok Parit!
Keberhasilan operasi kakap ini bermula dari kejelian mengolah informasi intelijen mengenai adanya pergerakan satu unit mobil Toyota Innova yang dicurigai kuat mengangkut narkotika skala besar dari Kabupaten Langkat menuju wilayah Aceh. Menindaklanjuti informasi akurat tersebut, tim khusus Ditresnarkoba Polda Sumut langsung bergerak taktis melakukan pembuntutan di lapangan.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Andy Arisandi, mengungkapkan bahwa proses penindakan berlangsung sangat dramatis. Menyadari dirinya sedang diintai oleh petugas, pengemudi mobil Innova tersebut nekat memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan berusaha melarikan diri secara membabi buta.
“Petugas melakukan pembuntutan dan pengejaran selama sekitar satu setengah jam hingga memasuki wilayah Aceh Timur. Selama pengejaran, pengemudi kendaraan berusaha melarikan diri meskipun telah diberikan peringatan oleh petugas,” jelas Kombes Pol. Andy Arisandi saat mengumumkan pengungkapan tersebut pada Sabtu (6/6/2026).
Menghadapi barikade dan kejaran taktis dari personel kepolisian, mental pelaku akhirnya rontok. Mobil Toyota Innova yang dikemudikannya kehilangan kendali hingga ditemukan dalam kondisi terperosok ke dalam parit di wilayah Aceh Timur. Memanfaatkan situasi yang kacau, pelaku nekat kabur meninggalkan kendaraan dan barang bawaannya demi menghindari sergapan petugas.
Sita 113 Kg Sabu Kemasan Teh Tiongkok, Dokumen Pelaku Tertinggal!
Meskipun tersangka memanfaatkan medan luar ruang untuk meloloskan diri sementara waktu, ketelitian petugas dalam melakukan penggeledahan di tempat kejadian perkara (TKP) membuahkan hasil yang luar biasa. Di dalam mobil yang ringsek tersebut, polisi berhasil mengamankan tumpukan barang bukti yang sangat mencengangkan.
“Kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 113 kilogram sabu yang dikemas rapi dalam bungkusan teh asal Tiongkok. Namun, tersangka masih dalam pengejaran karena berhasil melarikan diri saat proses penindakan berlangsung,” tegas Kombes Pol. Andy Arisandi.
Selain menyita ratusan kilogram barang haram bernilai ratusan miliar tersebut, gerak cepat penyidik Polri juga berhasil mengamankan sejumlah barang berharga milik pelaku yang tertinggal di dalam mobil, antara lain:
- Kartu Identitas Resmi & Surat Izin Mengemudi (SIM).
- Telepon Seluler (Handphone) milik pelaku.
- Dokumen Resmi Kendaraan yang digunakan untuk menyelundup.
Seluruh barang bukti tersebut kini langsung dibawa ke laboratorium forensik dan sedang dianalisis secara mendalam oleh tim siber serta penyidik untuk mengungkap identitas asli dan memetakan struktur jaringan internasional yang terlibat.
Komitmen Total Polri: Buru Jaringan Internasional Hingga ke Akar-akarnya
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan pemetaan rute oleh Ditresnarkoba Polda Sumut, 113 kilogram sabu ini diduga kuat diselundupkan dari Malaysia melalui jalur laut ke wilayah pesisir Sumatera Utara. Dari pesisir Sumut, barang haram ini direncanakan masuk ke wilayah Aceh untuk disimpan dan didistribusikan lebih lanjut ke berbagai kota besar di Indonesia.
Kombes Pol. Andy Arisandi menegaskan bahwa jajarannya tidak akan pernah mengendurkan kepatuhan dan pengawasan. Korps Bhayangkara dipastikan akan terus memburu pelaku yang melarikan diri tersebut sampai ke lubang semut.
“Tim masih terus bergerak melakukan pengembangan kasus dan memburu pelaku yang diduga berada di wilayah Aceh. Kami berkomitmen mengungkap seluruh jaringan yang terlibat dalam peredaran narkotika ini,” pungkas Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut dengan nada tegas.
Gebrakan luar biasa dari Polda Sumut ini menuai apresiasi tinggi dari masyarakat luas. Publik berdiri penuh mendukung Polri untuk terus bertindak garang, presisi, dan tanpa ampun dalam menyapu bersih para mafia narkoba demi melindungi masa depan bangsa.
{RAMBE}