Logo
CRIME WATCH.ID

Polri Tegaskan Evaluasi Ketat Penggunaan Senjata Api Anggota Usai Kasus 'Penembakan' di Makassar

3111 views
Jumat, 06 Maret 2026 - 15:15 WIB RAMBE
Polri Tegaskan Evaluasi Ketat Penggunaan Senjata Api Anggota Usai Kasus 'Penembakan' di Makassar

Polri Tegaskan Evaluasi Ketat Penggunaan Senjata Api Anggota Usai Kasus 'Penembakan' di Makassar. (Foto: RAMBE)

Atas Gambar Ilustrasi



Mabes Polri mengklaim penggunaan senjata api oleh anggota saat bertugas terus dilakukan evaluasi termasuk pasca insiden penembakan remaja hingga tewas di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Setiap langkah-langkah dalam kegiatan operasional maupun pembinaan kepolisian, itu ada yang namanya analisa dan evaluasi," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, kepada wartawan


Polri Pastikan Evaluasi Ketat Penggunaan Senpi Anggota, Sistem Pengawasan Diperkuat

Polri menegaskan penggunaan senjata api oleh anggota selalu melalui prosedur ketat dan evaluasi berkala guna memastikan akuntabilitas serta keselamatan masyarakat.


Polri Tegaskan Penggunaan Senpi Selalu Diawasi

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa penggunaan senjata api oleh anggota selalu berada dalam pengawasan ketat serta melalui evaluasi berkelanjutan. Penegasan ini disampaikan menyusul sorotan publik terkait kasus penembakan yang menewaskan seorang remaja di Makassar.

Pada kesempatan lain, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir ,mengatakan bahwa penggunaan senjata api oleh personel kepolisian tidak dilakukan secara sembarangan karena diatur oleh prosedur yang sangat ketat.

Menurutnya, setiap anggota yang memegang senjata api harus melalui tahapan seleksi, pelatihan, serta pengawasan rutin.

“Polri selalu melakukan evaluasi terhadap penggunaan senjata api oleh anggota agar sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Sandi dalam keterangannya kepada media.


Senjata Api Hanya untuk Situasi Tertentu

Dalam aturan kepolisian, penggunaan senjata api merupakan langkah terakhir (last resort) yang hanya dapat dilakukan dalam situasi tertentu, seperti ketika terdapat ancaman serius terhadap keselamatan petugas atau masyarakat.

Polri menegaskan bahwa setiap penggunaan senjata api akan diperiksa secara menyeluruh melalui mekanisme internal untuk memastikan tindakan tersebut sesuai dengan standar operasional prosedur.

Evaluasi tersebut mencakup pemeriksaan kronologi kejadian, kepatuhan terhadap prosedur, hingga aspek pertanggungjawaban anggota di lapangan.


Pengawasan dan Evaluasi Berkala

Selain pemeriksaan terhadap insiden tertentu, Polri juga secara rutin melakukan evaluasi terhadap kepemilikan dan penggunaan senjata api oleh personel.

Evaluasi ini meliputi:

  • Pemeriksaan psikologis anggota
  • Pelatihan penggunaan senjata api
  • Penilaian kedisiplinan dan rekam jejak personel
  • Pengawasan administratif senjata dinas

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa senjata api hanya berada di tangan personel yang memenuhi syarat serta mampu menggunakannya secara profesional dan bertanggung jawab.


Komitmen Polri Jaga Profesionalisme

Polri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme personel sekaligus menjaga kepercayaan publik dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kasus yang terjadi di Makassar saat ini juga menjadi bagian dari proses evaluasi yang dilakukan untuk memastikan setiap tindakan aparat di lapangan tetap berada dalam koridor hukum dan prosedur yang berlaku.


Dengan sistem pengawasan yang terus diperkuat, Polri berharap penggunaan senjata api oleh anggota dapat selalu terkontrol, akuntabel, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT