Prabowo Perintahkan Sikat Habis Penyelundup! Kapolri Bentuk Satgas Khusus: Kawal Asta Cita, Tutup Rapat Kebocoran Uang Negara!
Prabowo Perintahkan Sikat Habis Penyelundup! Kapolri Bentuk Satgas Khusus: Kawal Asta Cita, Tutup Rapat Kebocoran Uang Negara!. (Foto: {RAMBE})
Gambar ilustrasi
JAKARTA – Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk membersihkan Indonesia dari praktik ilegal langsung direspons cepat oleh institusi Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Penyelundupan. Langkah strategis ini menjadi garda terdepan dalam mengawal Asta Cita, khususnya pada poin penguatan reformasi hukum dan penyelamatan kekayaan negara.
Satgas ini memiliki mandat penuh untuk melakukan penindakan tanpa kompromi terhadap segala bentuk penyelundupan yang menjadi parasit bagi ekonomi nasional.
Perintah Tegas Presiden: Cegah Kebocoran Penerimaan Negara
Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, menegaskan bahwa pembentukan Satgas ini adalah tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Prabowo kepada Kapolri. Fokus utamanya adalah menghentikan kebocoran keuangan negara yang selama ini dirugikan oleh aktivitas ekspor dan impor ilegal.
"Sesuai arahan Presiden, Polri melakukan penegakan hukum tegas terhadap segala tindak pidana yang mengakibatkan kebocoran penerimaan negara dan merugikan kekayaan negara," ujar Brigjen Ade Safri kepada media, Kamis (16/4/2026).
Dipimpin Jenderal Bintang Dua: Operasi Skala Nasional
Keseriusan Polri terlihat dari struktur kepemimpinan Satgas yang diisi oleh perwira tinggi berpengalaman. Wakabareskrim Polri, Irjen Nunung Syarifuddin, dipercaya sebagai Kepala Satuan Tugas (Kasatgas), sementara Brigjen Ade Safri Simanjuntak menjabat sebagai Koordinator Tim Penegakan Hukum (Gakkum).
Sasaran utama operasi Satgas ini meliputi:
- Penyelundupan Dokumen: Modus under invoicing, mis-invoicing, hingga mis-declare di kawasan pabean.
- Penyelundupan Fisik: Aktivitas ilegal di luar kawasan pabean (jalur tikus).
- SDA & Lingkungan Hidup: Pengawasan ketat pada komoditas sumber daya alam yang rawan dilarikan ke luar negeri secara ilegal.
Polda se-Indonesia Pasang Kuda-kuda
Tidak hanya di level pusat, Kapolri juga menginstruksikan pembentukan Satgas Gakkum Penyelundupan di tingkat Polda di seluruh penjuru tanah air. Langkah ini diambil untuk menutup setiap celah di pintu masuk dan keluar wilayah Indonesia, baik pelabuhan resmi maupun pelabuhan rakyat.
"Komitmen Polri adalah menyelamatkan kekayaan negara dan memulihkan kerugian keuangan negara melalui penegakan hukum yang tidak pandang bulu," tambah Ade Safri.
Demi Keberhasilan Asta Cita
Dengan terbentuknya Satgas ini, Polri mengirimkan pesan kuat kepada para pelaku penyelundupan bahwa ruang gerak mereka kini terkunci rapat. Transformasi hukum ini diharapkan dapat memulihkan pendapatan negara secara signifikan, sehingga visi besar Presiden Prabowo dalam memajukan ekonomi Indonesia dapat tercapai dengan stabilitas keamanan yang mumpuni.
{RAMBE}