Revolusi Markas Modern! Kapolri Listyo Sigit Bangun Mapolda DIY Jadi Markas Paling Canggih dengan 4 Konsep "Smart City"
Revolusi Markas Modern! Kapolri Listyo Sigit Bangun Mapolda DIY Jadi Markas Paling Canggih dengan 4 Konsep "Smart City". (Foto: {RAMBE})
Jogja Punya Markas Kepolisian Tercanggih! Kapolri Bangun Mapolda DIY dengan Teknologi "Smart City".
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat agenda seremoni peletakan batu pertama peresmian dimulainya pembangunan Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta,
JOGJAKARTA – Transformasi Polri menuju era digital memasuki babak baru yang spektakuler. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, secara resmi memulai pembangunan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan menyuntikkan teknologi masa depan.
Bukan sekadar gedung biasa, Mapolda DIY dirancang menjadi pionir markas kepolisian pertama yang menerapkan empat pilar konsep Smart City. Langkah revolusioner ini diambil untuk memastikan pelayanan publik dan keamanan di wilayah Jogjakarta berjalan lebih akurat, modern, dan berbasis data.
Berikut adalah detail empat konsep "Kota Pintar" yang akan tertanam di Mapolda DIY:
1. Pusat Kendali Real-Time (Command Center)
Kapolri menjelaskan bahwa Mapolda DIY akan memiliki pusat kendali kepolisian terpadu. Sistem ini akan mengintegrasikan data dari berbagai sumber secara langsung (real-time) guna membantu pimpinan mengambil keputusan yang cepat, tepat, dan sepenuhnya berbasis fakta di lapangan.
2. Social Listening & Sentiment Intelligence System
Polri kini semakin peka terhadap aspirasi masyarakat. Konsep kedua ini merupakan sistem pemantauan digital yang bertugas memahami opini serta perasaan publik, khususnya yang berkembang di media sosial. Dengan teknologi ini, Polri dapat merespons isu-isu hangat secara lebih cepat dan tepat sasaran.
3. Cyber Security Defense Center
Menghadapi ancaman dunia maya, Mapolda DIY akan dilengkapi dengan pusat perlindungan digital yang tangguh. Fasilitas ini berfungsi menjaga sistem dan data krusial dari berbagai serangan siber, mulai dari upaya peretasan, penipuan online, hingga kejahatan digital lintas negara lainnya.
4. Decision Intelligence & Knowledge System
Konsep terakhir yang diterapkan adalah sistem pengolahan data menjadi pengetahuan mendalam. Teknologi ini akan mengolah pengalaman dan data historis menjadi informasi strategis yang membantu pimpinan dalam membuat keputusan yang lebih cerdas, akurat, serta berkelanjutan demi kepentingan masyarakat.
"Penerapan konsep ini membantu pimpinan dalam membuat keputusan yang lebih cerdas, akurat, dan berkelanjutan," tegas Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat acara peletakan batu pertama.
Pembangunan Mapolda DIY ini menjadi simbol kesiapan Polri dalam menghadapi tantangan zaman dan membuktikan komitmen Polri Presisi yang semakin dekat dengan teknologi dan masyarakat.
{RAMBE