Satgas Damai Cartenz Tembak Mati Komandan Operasi Pembantai Warga, Amunisi dan Dokumen Rahasia Disita!
Satgas Damai Cartenz Tembak Mati Komandan Operasi Pembantai Warga, Amunisi dan Dokumen Rahasia Disita!. (Foto: {RAMBE})
Atas, Gambar ilustrasi
Irjen Pol Faizal Ramadhani Perintahkan Sikat Habis KKB: Tak Ada Ruang Bagi Teroris Pembantai Warga.
Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo melakukan pengejaran terhadap AP.
MARKAS BESAR KKB YAHUKIMO DIGEREBEK! DI YAHUKIMO, PAPUA PEGUNUNGAN – Ketegasan tanpa kompromi dalam melindungi nyawa warga sipil dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kembali ditunjukkan secara gemilang oleh aparat keamanan. Lewat operasi senyap yang terukur, taktis, dan sangat profesional, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama jajaran Polres Yahukimo sukses melumpuhkan salah satu pentolan paling dicari dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
Seorang DPO kakap yang menjabat sebagai Komandan Operasi Batalyon Muara Kali Heluk, Seng, Sulo, Baliem, Indol (HSSBI) Kodap XVI Yahukimo, berinisial AP (alias Y, alias AS), tewas diterjang timah panas petugas pada Rabu (17/6/2026). Tindakan tegas ini terpaksa diambil di Jalan Poros Logpon KM 7, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, setelah sang buron nekat melawan dan mencoba kabur ke dalam hutan.
Daftar Dosa Darah Sang Komandan: Otak Pembantaian Warga Sipil
Rekam jejak kejahatan AP tergolong sangat sadis. Berdasarkan data resmi Kepolisian, ia merupakan otak intelektual di balik rentetan aksi teror berdarah yang meneror ketenangan Kota Dekai selama beberapa bulan terakhir.
Berikut adalah catatan hitam kejahatan bersenjata yang dipimpin oleh AP berdasarkan Laporan Polisi (LP):
- Kasus Penembakan Mengerikan (28 April 2026): Berdasarkan Nomor LP/B/28/IV/2026/SPK/POLRES YAHUKIMO, AP secara brutal memberondong dua warga sipil tak berdosa, Alexander Angket (tertembak di bahu kanan) dan Naldy Magosa (tertembak di paha kiri). Beruntung, berkat respons cepat evakuasi medis, nyawa kedua korban berhasil diselamatkan.
- Teror Ruko Blok A (30 April 2026): Berdasarkan Nomor LP/B/29/IV/2026/SPKT, hanya berselang dua hari, AP kembali mengamuk dengan menembaki seorang warga bernama Suhardin. Nyawa korban selamat setelah proyektil peluru meleset dan menghancurkan spidometer sepeda motor miliknya.
Kronologi Penyergapan: Penggerebekan Markas Rahasia di Belakang Gereja
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, membeberkan bahwa operasi penegakan hukum ini dimulai dari penggerebekan sebuah rumah tersembunyi di belakang Gereja Metanoia, Kota Dekai. Rumah tersebut diidentifikasi kuat sebagai markas komando sekaligus tempat persinggahan bupati militer KKB HSSBI Kodap XVI Yahukimo.
Dalam penggeledahan steril tersebut, tim gabungan mengamankan berbagai barang bukti taktis:
Daftar Sitaan di Markas KKB (Gereja Metanoia):
- 1 butir amunisi tajam kaliber 5,56 mm
- Sejumlah senjata tajam (sajam) pemenggal
- Busur beserta puluhan anak panah maut
- Sejumlah telepon genggam (HP) komunikasi intelijen
- Berbagai perlengkapan logistik perang hutan
Tak hanya menyita barang bukti, di markas tersebut polisi juga berhasil membekuk seorang pria berinisial HS. Dalam pemeriksaan awal yang intensif, HS bernyanyi dan mengakui bahwa amunisi tajam tersebut dipasok dari seorang anggota aktif kelompok HSSBI berinisial AK. Nyanyian HS inilah yang menjadi kunci pembuka koordinat pelarian sang komandan.
Aksi Pengejaran Dramatis di Jalan Logpon KM 7
Berbekal informasi dari hasil interogasi, Satgas Damai Cartenz langsung memetakan area persembunyian AP di wilayah Pos Kilo 6, Distrik Dekai. Saat pemantauan melekat dilakukan, target terlihat sedang melintas menggunakan sepeda motor di kawasan Jalan Logpon.
Petugas bergerak memotong jalur untuk menghentikan kendaraan pelaku. Bukannya menyerah, AP justru mengabaikan perintah petugas, melompat dari motornya, dan berlari sekencang mungkin menuju semak belukar hutan Papua.
"Aparat selanjutnya melakukan pengejaran serta memberikan dua kali tembakan peringatan ke udara sesuai prosedur standar operasi (SOP) yang berlaku. Namun demikian, target tetap berupaya melarikan diri dan membahayakan, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur. AP dinyatakan meninggal dunia dan dievakuasi ke RSUD Dekai," jelas Kombes Pol Yusuf Sutejo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/6/2026).
Dari tangan jasad AP di lokasi penembakan, petugas mengamankan 5 butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu unit HP Infinix 50 Pro warna silver, serta sepeda motor operasionalnya.
Polri Jamin Papua Aman, Intelijen Terus Buru Sisa Jaringan KKB
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan wujud nyata komitmen Polri-TNI dalam membersihkan tanah Papua dari segala bentuk premanisme dan terorisme bersenjata.
"Operasi ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menegakkan hukum terhadap setiap pelaku tindak pidana kekerasan yang mengganggu keamanan masyarakat di Papua. Aparat akan terus bertindak secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur dalam menjaga stabilitas keamanan serta melindungi masyarakat," tegas Irjen Pol Faizal Ramadhani dengan penuh wibawa.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, mengimbau seluruh masyarakat Yahukimo untuk tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoaks yang disebarkan oleh simpatisan KKB di media sosial. Satgas dipastikan terus bergerak memetakan sisa-sisa jaringan HSSBI hingga tumpas ke akar-akarnya.
{RAMBE}