Logo
CRIME WATCH.ID

Sindikat Pencuri Baterai Tower BTS Berondong Mobil Polisi: 1 Pelaku Tewas Diterjang Tindakan Tegas Terukur!

5285 views
Senin, 29 Juni 2026 - 13:43 WIB {RAMBE}
Sindikat Pencuri Baterai Tower BTS Berondong Mobil Polisi: 1 Pelaku Tewas Diterjang Tindakan Tegas Terukur!

Sindikat Pencuri Baterai Tower BTS Berondong Mobil Polisi: 1 Pelaku Tewas Diterjang Tindakan Tegas Terukur!. (Foto: {RAMBE})

Gambar Ilustrasi


Pantas Sinyal HP Sering Hilang! Polisi Bongkar Komplotan Pencuri Baterai Telkomsel, XL, dan Indosat. 

Kaca mobil polisi yang ditembak oleh pencuri baterai tower di Lampung.

Senjata api hingga alat hisap sabu yang ditemukan polisi dari pelaku.


BAKU TEMBAK MENCEKAM DI LAMPUNG!

TULANG BAWANG, LAMPUNG – Aksi kejar-kejaran bak film action yang diwarnai baku tembak sengit pecah di Jalan Lintas Timur Sumatera. Tim gabungan Polres Tulang Bawang, Lampung, sukses menggulung komplotan sindikat bersenjata api rakitan yang nekat menembaki mobil patroli polisi usai menggasak baterai tower Base Transceiver Station (BTS) milik sejumlah operator seluler raksasa pada Minggu dini hari, 28 Juni 2026.

Dalam drama penangkapan yang berlangsung menegangkan tersebut, aparat kepolisian terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur. Satu orang gembong pelaku tewas diterjang timah panas petugas setelah melakukan perlawanan brutal menggunakan senjata api, sementara tiga pelaku lainnya berhasil diringkus hidup-hidup dalam kondisi terkepung.


Kronologi Aksi Kejar-kejaran: Pelaku Nekat Tabrak Mobil Patroli Satlantas

Rentetan peristiwa mencekam ini bermula sekitar pukul 00.13 WIB. Petugas Pamapta II bersama lima personel piket fungsi Reskrim, Intel Unit Kamneg, dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menerima laporan darurat mengenai aksi pencurian baterai tower BTS di Kampung Mekar Indah Jaya, Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulang Bawang. Informasi berharga tersebut langsung direspons cepat oleh petugas dengan menggelar razia di jalur-jalur tikus yang dicurigai sebagai rute pelarian pelaku.

Sekitar pukul 01.10 WIB, tim gabungan mengadang satu unit mobil Toyota Calya warna putih yang mencurigakan. Bukannya berhenti, mobil berknalpot racing tersebut justru tancap gas membelah malam dengan kecepatan tinggi.

Tak mau buruannya lepas, petugas Pamapta II berkoordinasi dengan piket Laka Lantas untuk memalangkan mobil patroli Satlantas di tengah jalan guna memblokade jalur. Namun, para pelaku yang sudah kalap langsung menabrak bagian belakang mobil patroli polisi dengan sangat keras. Sesaat setelah benturan terjadi, dari dalam mobil Calya tersebut, pelaku secara brutal meletuskan tembakan sebanyak tiga kali ke arah petugas.


Baku Tembak Sengit di Pintu Tol Menggala: Gembong Sindikat Tewas

Pengejaran sengit terus berlanjut. Meski sempat kehilangan jejak di sekitar Simpang Lapas, kejelian taktis personel Polres Tulang Bawang membuahkan hasil. Anggota Opsnal Reskrim langsung bergerak cepat memotong jalur pelarian dengan melakukan pengadangan ketat di depan pintu masuk Jalan Tol Menggala.

Terjebak dan tak punya jalan keluar, sindikat kriminal ini kembali melepaskan tembakan beruntun ke arah kendaraan anggota Opsnal Reskrim. Menghadapi ancaman yang membahayakan nyawa petugas dan masyarakat sekitar, polisi langsung melakukan serangan balasan yang presisi.

Hasil Operasi Penumpasan Sindikat Pencuri BTS (Juni 2026):

-------------------------------------------------------------------------

• Pelaku Tewas (MD) : Aria Isnandar (32) - Warga Abung Timur, Lampung Utara.

• Pelaku Diringkus  : Erik Kantona (33), Ardiansyah (29), Afrizal (28).

• Lokasi Baku Tembak: Depan Pintu Masuk Jalan Tol Menggala, Tulang Bawang.

• Dampak Kejahatan  : Mengancam Sinyal Provider (Telkomsel, XL, Indosat).

-------------------------------------------------------------------------


Dalam baku tembak jarak dekat tersebut, gembong pelaku bernama Aria Isnandar (32) ambruk dan dinyatakan meninggal dunia. Jasadnya langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Lampung. Sementara tiga rekannya yang gemetar melihat ketegasan polisi langsung menyerah tanpa syarat dan digelandang ke Mapoles Tulang Bawang.


Senjata Api Rakitan, Amunisi Perang, hingga Alat Hisap Sabu Disita

Keberhasilan Polri dalam membongkar sindikat ini sekaligus menyelamatkan infrastruktur vital nasional. Pasalnya, pencurian baterai BTS secara masif di Lampung ini berdampak langsung pada lumpuhnya sinyal dan jaringan komunikasi masyarakat (provider blackout).

Dari hasil penggeledahan komprehensif di dalam mobil pelaku, polisi berhasil mengamankan rentetan barang bukti mengerikan yang mengindikasikan bahwa komplotan ini merupakan penjahat kambuhan yang sangat berbahaya:

  • Persenjataan: 1 pucuk senjata api rakitan jenis Revolver, 1 pucuk senjata rakitan jenis FN, dan 1 bilah pisau komando.
  • Amunisi: 3 selongsong amunisi kaliber 9 mm, 3 amunisi aktif kaliber 9 mm, 16 buah amunisi aktif kaliber 5,56 mm (amunisi laras panjang), serta 1 selongsong kaliber 5,56 mm.
  • Hasil Kejahatan: 1 unit baterai tower Telkomsel, 3 unit baterai tower XL, dan 1 unit baterai tower Indosat, beserta 1 buah kunci letter T.
  • Narkotika: Sejumlah ponsel genggam dan alat hisap sabu-sabu (bong), yang menguatkan dugaan bahwa para pelaku nekat beraksi di bawah pengaruh narkoba.

Tindakan cepat, berani, dan taktis yang ditunjukkan oleh jajaran Polres Tulang Bawang ini menuai apresiasi luas dari masyarakat. Polri sekali lagi membuktikan komitmennya yang tidak pernah ragu dalam memberikan tindakan paling tegas kepada para pelaku kejahatan jalanan bersenjata yang berani mengancam keselamatan petugas dan merusak fasilitas publik demi keuntungan pribadi.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT