Strategi Besar Korlantas Polri ! Arus Balik Lebaran Telah Diatur Ketat & Details
Strategi Besar Korlantas Polri ! Arus Balik Lebaran Telah Diatur Ketat & Details. (Foto: redSVG)
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol Agus Suryonugroho (tengah) memberikan keterangan pers di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026).
Atasi Arus Mudik, Korlantas Polri Siapkan Skenario Arus Balik, Tol Fungsional Disiapkan Hadapi Lonjakan Kendaraan
CIKAMPEK – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai mengaktifkan strategi besar untuk menghadapi arus balik yang diprediksi membludak. Dari Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho memastikan seluruh skenario telah disiapkan secara matang dan terukur.
Langkah ini menjadi bagian dari operasi pengamanan nasional dalam rangka Operasi Ketupat 2026, yang tidak hanya fokus pada arus mudik, tetapi juga mengantisipasi gelombang arus balik yang berpotensi lebih padat.
Strategi Polri: Tol Fungsional Jadi Kunci
Dalam menghadapi lonjakan kendaraan, Korlantas Polri menyiapkan skema rekayasa lalu lintas berbasis data lapangan.
Salah satu strategi utama adalah pemanfaatan tol fungsional di sejumlah titik krusial, termasuk jalur dari arah Jawa Barat hingga Sukabumi.
“Kami sudah siapkan strategi dan skenario, termasuk penggunaan tol fungsional untuk mengurai kepadatan saat arus balik,” ujar Agus.
Langkah ini dinilai sebagai solusi taktis untuk menghindari bottleneck di jalur utama.
Prediksi Puncak: Dua Gelombang Arus Balik
Polri memetakan arus kendaraan secara detail.
- Arus mudik:
- Gelombang 1: 14–15 Maret 2026
- Gelombang 2: 18–19 Maret 2026
- Arus balik:
- Gelombang 1: 25–26 Maret 2026
- Gelombang 2: 28–29 Maret 2026
Data ini menjadi dasar pengambilan keputusan di lapangan, termasuk kapan rekayasa lalu lintas seperti one way, contraflow, hingga buka-tutup jalur akan diberlakukan.
Operasi Ketupat 2026: Ribuan Posko Disiagakan
Tak hanya rekayasa lalu lintas, Polri juga mengerahkan kekuatan besar melalui Operasi Ketupat 2026.
Sebanyak:
- 2.746 posko disiagakan
- 1.624 pos pengamanan
- 779 pos pelayanan
- 343 pos terpadu
Posko-posko ini mengamankan 185.608 objek vital, mulai dari masjid, lokasi shalat Id, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga destinasi wisata.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengamanan tidak hanya fokus pada jalan, tetapi juga keselamatan masyarakat secara menyeluruh.
Command Center Jadi Otak Pengendali
Keberadaan Command Center di KM 29 Tol Cikampek menjadi pusat kendali utama dalam memonitor pergerakan lalu lintas secara real-time.
Dengan dukungan teknologi, Korlantas Polri dapat:
- Memantau volume kendaraan
- Mengambil keputusan cepat
- Menyesuaikan skenario di lapangan
Pendekatan ini menandai transformasi Polri menuju sistem pengamanan berbasis digital dan data.
Dari seluruh persiapan yang dilakukan, terlihat satu hal yang menonjol:
Polri tidak hanya mengantisipasi—tetapi sudah selangkah lebih maju dalam mengelola arus balik Lebaran.
Mulai dari pemetaan gelombang, pemanfaatan tol fungsional, hingga ribuan posko yang disiagakan, semuanya menunjukkan kesiapan sistemik.
Kini, tantangan berikutnya adalah implementasi di lapangan.
Dan publik berharap satu hal:
Arus balik tahun ini bisa lebih lancar, aman, dan minim kemacetan berkat strategi Korlantas Polri.
{redSVG}