Logo
CRIME WATCH.ID

Viral Video Anggota Diduga Pukul Badut di Tuban, Polri Tanggapi Tegas Melalui Propam

5487 views
Senin, 08 Juni 2026 - 13:38 WIB {RAMBE}
Viral Video Anggota Diduga Pukul Badut di Tuban, Polri Tanggapi Tegas Melalui Propam

Viral Video Anggota Diduga Pukul Badut di Tuban, Polri Tanggapi Tegas Melalui Propam. (Foto: {RAMBE})

Gambar Ilustrasi


GERAK CEPAT POLRI PRESISI! : Mediasi Damai Tapi Sanksi Disiplin Tetap Gas Pol!

TUBAN – Jagat media sosial kembali digemparkan oleh beredarnya sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan atau pemukulan terhadap seorang badut oleh oknum anggota kepolisian di Kabupaten Tuban. Menyikapi ramainya perbincangan dan sorotan tajam publik di ruang digital, Kepolisian Resor (Polres) Tuban langsung mengambil tindakan taktis, cepat, dan transparan. Langkah kilat ini menjadi bukti nyata komitmen Polri Presisi yang tidak pernah menutup mata terhadap setiap laporan warga demi menjaga marwah institusi yang humanis dan akuntabel.


Kronologi Asli di Lapangan: Berawal dari Aroma Miras Menyengat

Guna meluruskan kesimpanguran informasi di tengah masyarakat, Kapolres Tuban melalui Kasi Humas Iptu Siswanto memberikan klarifikasi resmi mengenai kronologi utuh peristiwa yang terekam dalam video viral tersebut. Peristiwa itu dikonfirmasi memang benar terjadi di wilayah hukum Polres Tuban.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden dramatis ini bermula ketika seorang anggota kepolisian berinisial TS tengah bertugas di lapangan. Anggota tersebut berniat memberikan teguran dan mengklarifikasi tindakan sang badut jalanan yang nekat menyeberang jalan secara sembarangan tanpa memperhatikan kepadatan arus lalu lintas yang sedang ramai, sehingga sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan dirinya sendiri.

“Dalam proses tersebut, korban sempat membuka bagian kepala kostum badut yang dikenakannya. Dari situ yang bersangkutan mencium aroma minuman keras, sehingga memicu reaksi spontan dari anggota tersebut,” ungkap Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto, saat memberikan keterangan resmi kepada awak media.


Langkah Tegas Polres Tuban: Tempuh Jalur Damai, tapi Propam Tetap Periksa Intesif!

Polres Tuban membuktikan diri sebagai institusi pengayom masyarakat yang responsif. Sadar bahwa video tersebut memicu keresahan publik, jajaran kepolisian segera memanggil oknum anggota berinisial TS untuk menjalani pemeriksaan internal secara maraton guna membedah fakta-fakta objektif di lapangan.

Di sisi lain, sebagai bentuk pelayanan kepolisian yang humanis, Polsek Tuban juga langsung memfasilitasi ruang mediasi yang mempertemukan secara langsung antara sang badut dan anggota yang terlibat. Dari hasil pertemuan tersebut, kedua belah pihak secara berbesar hati saling memahami, saling memaafkan, dan sepakat untuk menyelesaikan seluruh persoalan secara kekeluargaan tanpa melanjutkannya ke ranah hukum yang lebih jauh.

Namun, komitmen penegakan hukum internal Polri tidak berhenti sampai di situ saja. Iptu Siswanto menegaskan bahwa kesepakatan damai secara kekeluargaan di antara kedua belah pihak sama sekali tidak akan menganulir atau menghentikan proses hukum kedisplinan organisasi bagi personel yang melanggar SOP.

“Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (SiPropam) Polres Tuban. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami kemungkinan adanya pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri. Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran, anggota yang bersangkutan pasti akan diproses tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Iptu Siswanto.


Polri Menjaga Kepercayaan Publik dan Transparansi

Melalui penanganan perkara yang super cepat ini, Polres Tuban menegaskan komitmen mutlaknya untuk terus menjaga dan merawat kepercayaan masyarakat yang selama ini telah terbangun dengan sangat baik. Kepolisian memastikan bahwa setiap laporan, keluhan, kritik, maupun informasi yang disampaikan oleh masyarakat luas akan selalu ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Aksi tanggap darurat dari Polres Tuban ini menuai banyak respons positif dari warga. Publik mengapresiasi sikap kepolisian yang dinilai sangat jantan, terbuka, tidak anti-kritik, serta konsisten menghadirkan pelayanan publik yang adil, humanis, dan selalu berorientasi pada kepentingan serta keselamatan masyarakat luas.


{RAMBE}


BERITA TERKAIT