Logo
CRIME WATCH.ID

Aksi Heroik Briptu Nanda Tutupoho dan Serda Rangga Terjang Ombak Ganas Pantai Nirun Maluku Demi Selamatkan Nyawa Pelajar SMP!

4179 views
Senin, 22 Juni 2026 - 13:57 WIB {redSVG}
Aksi Heroik Briptu Nanda Tutupoho dan Serda Rangga Terjang Ombak Ganas Pantai Nirun Maluku Demi Selamatkan Nyawa Pelajar SMP!

Aksi Heroik Briptu Nanda Tutupoho dan Serda Rangga Terjang Ombak Ganas Pantai Nirun Maluku Demi Selamatkan Nyawa Pelajar SMP!. (Foto: {redSVG})

Gambar Ilustrasi

GUGUR DEMI KEMANUSIAAN!

MALUKU TENGGARA – Duka mendalam yang teramat sangat menyelimuti seantero Maluku dan institusi pertahanan-keamanan Republik Indonesia. Dua putra terbaik bangsa, seorang Bhayangkara sejati Polda Maluku dan seorang prajurit elite TNI Angkatan Udara (AU), gugur secara terhormat dalam sebuah misi kemanusiaan yang sangat dramatis di kawasan wisata tebing Pantai Nirun Lear Ngursoin, Kecamatan Kei Kecil Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (21/6/2026).

Kedua pahlawan negara tersebut mengorbankan jiwa dan raga mereka demi menyelamatkan nyawa seorang pelajar yang tenggelam terseret arus laut. Aksi spontan tanpa ragu ini menjadi bukti paling sahih dan nyata dari dedikasi tanpa batas, keberanian, serta wujud kehadiran negara yang selalu ada untuk melindungi rakyatnya dalam kondisi paling genting sekalipun.


Kronologi Petaka di Tebing Pantai Nirun: Detik-Detik Aksi Spontan Sang Bhayangkara

Tragedi memilukan ini bermula sekitar pukul 14.40 WIT di area tebing Pantai Nirun yang eksotis namun memiliki karakteristik ombak yang ekstrem. Sore itu, rombongan pelajar SMP tengah berkunjung ke lokasi untuk berfoto. Sayangnya, sekelompok pelajar terpisah dari pantauan guru pendamping mereka.

Petaka pecah saat salah satu pelajar, Opy Hanubun (16 tahun), nekat melompat dari atas tebing langsung ke dalam laut. Selang beberapa saat, remaja tersebut mendadak kehilangan kendali, kesulitan berenang melawan arus, dan berteriak histeris meminta pertolongan karena mulai tenggelam.

Kronologi Misi Penyelamatan Darurat di Pantai Nirun:

1. Pukul 14.40 WIT: Pelajar bernama Opy Hanubun melompat dari tebing dan tenggelam di laut.

2. Respons Kilat  : Briptu Nanda (Polri) & Serda Rangga (TNI AU) langsung terjun menerjang ombak ganas.

3. Evakuasi Korban : Pelajar SMP berhasil didorong ke permukaan dan dievakuasi warga dalam kondisi selamat.

4. Hempasan Badai  : Arus bawah laut yang luar biasa kuat menyeret kedua aparat hingga tak sadarkan diri.

5. Pukul 15.00 WIT: Serda Rangga dinyatakan gugur, disusul Briptu Nanda saat dirujuk ke RS Karel Sadsuitubun.


Mendengar jeritan minta tolong yang memecah ombak, Briptu Nanda Tutupoho (Personel Polda Maluku) bersama Serda Rangga S. (Personel TNI AU Lanud Dumatubun) yang kebetulan sedang berada di lokasi langsung bergerak secepat kilat. Tanpa memikirkan keselamatan diri sendiri dan tanpa menunggu instruksi, naluri pelindung masyarakat dari sang polisi dan prajurit langsung menggerakkan mereka untuk terjun ke gulungan ombak raksasa.


Pelajar Berhasil Diselamatkan, Dua Pahlawan Bangsa Mengembuskan Napas Terakhir

Kondisi perairan yang mengamuk dengan arus bawah laut yang sangat kuat dan benturan ombak tebing yang keras membuat misi penyelamatan berjalan sangat berat. Namun, berkat ketangguhan Briptu Nanda dan Serda Rangga, tubuh pelajar tersebut berhasil didorong dan dipertahankan hingga warga setempat berdatangan melakukan evakuasi. Pelajar tersebut berhasil diselamatkan total tanpa kurang satu apa pun.

Malang tak dapat ditolak, usai berjuang habis-habisan menaklukkan ombak demi sang anak, tubuh kedua aparat negara ini kehabisan stamina dan ikut terhempas arus bawah laut yang dahsyat. Warga segera mengevakuasi kedua korban yang sudah tak sadarkan diri ke Puskesmas Danar.

Sekitar pukul 15.00 WIT, Serda Rangga dinyatakan meninggal dunia saat tiba di Puskesmas. Sementara itu, Briptu Nanda Tutupoho sempat mendapatkan penanganan medis darurat secara intensif sebelum akhirnya dirujuk menggunakan ambulans menuju RS Karel Sadsuitubun Langgur. Namun, di tengah perjalanan, sang Bhayangkara sejati mengembuskan napas terakhirnya, gugur dalam tugas mulia panggilan kemanusiaan.


Polda Maluku: Almarhum Adalah Wujud Nyata Pengabdian Tertinggi Polri Kepada Rakyat

Gugurnya Briptu Nanda Tutupoho memicu rasa hormat dan duka yang mendalam dari seluruh jajaran kepolisian tanah air. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa tindakan luar biasa almarhum merupakan contoh nyata dari implementasi nilai-nilai luhur kepolisian yang selalu siap mempertaruhkan nyawa demi keselamatan warga negara.

"Kami keluarga besar Polda Maluku menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Briptu Nanda Tutupoho dalam upaya penyelamatan seorang anak yang mengalami musibah tenggelam. Almarhum telah menunjukkan keberanian, kepedulian, dan pengabdian yang luar biasa kepada masyarakat. Tindakan yang dilakukan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi dan menolong sesama manusia. Pengorbanan almarhum bersama Serda Rangga merupakan teladan pengabdian yang patut dikenang dan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri maupun TNI," ungkap Kombes Pol. Rositah Umasugi dengan penuh ketegasan dan rasa takzim.

Polda Maluku bersama jajaran TNI Angkatan Udara saat ini bersinergi penuh untuk memberikan penghormatan militer tertinggi pada upacara pelepasan jenazah kedua almarhum, serta menjamin pendampingan penuh bagi keluarga pahlawan kemanusiaan yang ditinggalkan. Selamat jalan pahlawan, tunai sudah janji baktimu pada Ibu Pertiwi!


{redSVG}



BERITA TERKAIT