Banjir Bandang Guci Diselidiki, Pemerintah Dalami Dugaan Penebangan Hutan
Banjir Bandang Guci Diselidiki, Pemerintah Dalami Dugaan Penebangan Hutan. (Foto: RAMBE)
Pemerintah Usut Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir Guci, Istana Turun Tangan
Tegal – Pemerintah bergerak cepat menyikapi dugaan penebangan hutan yang disebut-sebut menjadi salah satu pemicu banjir bandang di kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Isu tersebut kini dalam pendalaman serius oleh pemerintah pusat.
Melalui keterangan resmi, pihak Istana memastikan dugaan alih fungsi lahan dan aktivitas penebangan di kawasan hulu akan ditelusuri secara menyeluruh. Pemerintah tidak ingin ada spekulasi liar tanpa dasar data dan investigasi lapangan.
Istana Pastikan Pendalaman Fakta
Prasetyo Hadi selaku Menteri Sekretaris Negara menegaskan pemerintah akan mendalami seluruh informasi terkait dugaan penebangan hutan yang dikaitkan dengan bencana tersebut. Menurutnya, investigasi berbasis data penting untuk memastikan apakah benar ada aktivitas pembukaan lahan yang memperparah kondisi daerah aliran sungai.
Ia menekankan bahwa penanganan bencana dan evaluasi tata kelola lingkungan akan berjalan beriringan. Pemerintah disebut tidak akan menutup mata terhadap kemungkinan adanya pelanggaran.
Dugaan Deforestasi Jadi Sorotan
Banjir yang menerjang kawasan wisata air panas Guci menimbulkan kerusakan dan kepanikan warga serta wisatawan. Sejumlah pihak kemudian menyoroti kondisi hutan di kawasan hulu yang diduga mengalami penebangan atau perubahan fungsi lahan.
Pakar lingkungan sebelumnya kerap mengingatkan bahwa deforestasi di wilayah pegunungan dapat meningkatkan risiko longsor dan banjir bandang, terutama saat curah hujan tinggi. Hilangnya tutupan vegetasi membuat daya serap tanah menurun drastis, sehingga air hujan langsung mengalir deras ke permukiman.
Pemerintah Janjikan Transparansi
Pemerintah memastikan proses pendalaman dilakukan secara objektif dan transparan. Jika ditemukan pelanggaran aturan kehutanan atau tata ruang, langkah hukum dan administratif akan ditempuh sesuai regulasi yang berlaku.
Di sisi lain, penanganan dampak banjir tetap menjadi prioritas. Evakuasi, pemulihan infrastruktur, serta bantuan kepada warga terdampak terus dilakukan.
Peristiwa ini menjadi alarm penting tentang keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Publik kini menanti hasil investigasi resmi pemerintah terkait dugaan penebangan hutan yang disebut-sebut memperparah banjir di Guci, Tegal.
{RAMBE]