Polres Bogor Bongkar Peredaran Narkoba VAPE Etomidat Rp6 Juta per Kartrid
Polres Bogor Bongkar Peredaran Narkoba VAPE Etomidat Rp6 Juta per Kartrid. (Foto: {RAMBE})
Gambar Ilustrasi
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto konferensi pers didampingi Forkopimda setempat di Mapolres, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,
ANCAMAN BARU DIBERANTAS! : Gulung 95 Tersangka dan Sita Jutaan Obat Keras!
CIBINONG, KABUPATEN BOGOR – Respon cepat dan kejelian jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali berhasil menyelamatkan generasi muda dari modus baru penyalahgunaan narkotika. Kepolisian Resor (Polres) Bogor sukses membongkar peredaran zat berbahaya jenis Etomidat yang dikemas ke dalam kartrid rokok elektronik (vape) dengan harga fantastis mencapai Rp6 juta per kartrid.
Prestasi gemilang ini dibeberkan langsung oleh Kapolres Bogor bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor dalam konferensi pers resmi di Mapolres Bogor, Cibinong, Senin (20/7/2026).
Gebrakan Satres Narkoba: Temuan Modus Baru Narkoba Vape di Bogor
Pengungkapan cairan Etomidat ini menjadi catatan sejarah penting sekaligus bukti kesigapan aparat di lapangan, mengingat zat pembius medis yang disalahgunakan ini sebelumnya belum pernah terdeteksi di wilayah hukum Polres Bogor.
Fakta Pengungkapan Modus Baru Etomidat & Narkotika Polres Bogor (Mei–Juli 2026):
----------------------------------------------------------------------------------
• Jenis Narkotika Baru : Etomidat (Digunakan pada vape/rokok elektronik).
• Harga Pasar Gelap : Rp4 Juta – Rp6 Juta per kartrid (Hanya untuk ~40 kali hisapan).
• Lokasi Penangkapan : Perum Griya Bukit Jaya, Tlajung Udik, Gunung Putri.
• Tersangka Utama : Pengedar berinisial EJ (Menyita 65 kartrid Etomidat & 70 'Happy Water').
• Wilayah Target : Kawasan pemukiman elite (Gunung Putri dan Citeureup).
• Total Hasil Operasi : 74 Kasus Dibongkar, 95 Tersangka Diringkus.
----------------------------------------------------------------------------------
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa keberhasilan ini berkat kejelian personel Satres Narkoba yang mencium pergeseran pola edar narkoba dari kawasan metropolitan Jakarta menuju wilayah pemukiman di Kabupaten Bogor.
"Selama tiga bulan terakhir ini kami menemukan tiga kasus. Ini cukup menarik karena sebelumnya kami belum pernah mengungkap etomidat. Ternyata barang ini sudah masuk ke wilayah Kabupaten Bogor. Yang kami temukan harganya Rp6 juta per kartrid untuk sekitar 40 kali hisapan," tegas AKBP Wikha Ardilestanto.
Dari tangan tersangka berinisial EJ di kawasan Gunung Putri, petugas menyita 65 kartrid Etomidat serta 70 bungkus Happy Water (yang dijual Rp600 ribu per bungkus). Tersangka diketahui telah mengoperasikan bisnis haram ini selama dua bulan sebelum akhirnya diringkus polisi.
Hasil Operasi Raksasa: 95 Tersangka Diringkus, Jutaan Butir Obat Keras Disita
Keberhasilan membongkar modus Etomidat ini merupakan bagian dari operasi pembersihan narkotika yang dilancarkan Satres Narkoba Polres Bogor sepanjang periode Mei hingga Juli 2026. Dalam kurun waktu tiga bulan tersebut, polisi berhasil menindak 74 kasus dan mengamankan 95 tersangka jaringan peredaran gelap.
Selain Etomidat dan Happy Water, jajaran Polres Bogor berhasil menyita barang bukti bernilai sangat besar:
- 3 Kilogram Sabu-sabu
- 2 Kilogram Ganja Kering & Ganja Sintetis
- 1.068.900 Butir Obat Keras Tertentu (OKT)
- 1.193 Butir Pil Ekstasi
Bupati Bogor Beri Apresiasi Setinggi-Tingginya untuk Polres Bogor
Langkah responsif Polres Bogor dalam mengendus dan memutus rantai peredaran Etomidat mendapat acungan jempol dan apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang hadir langsung dalam konferensi pers menegaskan dukungan penuh Forkopimda terhadap ketegasan Polri.
Sinergi kuat antara Pemkab Bogor dan Polres Bogor ini dipastikan akan terus ditingkatkan guna membentengi kawasan pemukiman dan industri dari ancaman bahaya narkotika jenis baru, membuktikan bahwa Polri selalu hadir sebagai benteng terdepan pelindung masyarakat.
{RAMBE}