Logo
CRIME WATCH.ID

Bareskrim Temukan 3 Alat Berat di Lokasi Kayu Gelondongan Garoga–Anggoli! Dugaan Pembalakan Liar Makin Menguat

6546 views
Rabu, 10 Desember 2025 - 16:23 WIB Rambe
Bareskrim Temukan 3 Alat Berat di Lokasi Kayu Gelondongan Garoga–Anggoli! Dugaan Pembalakan Liar Makin Menguat

Bareskrim Temukan 3 Alat Berat di Lokasi Kayu Gelondongan Garoga–Anggoli! Dugaan Pembalakan Liar Makin Menguat. (Foto: Rambe)


Jakarta — Penyidikan kasus temuan puluhan kayu gelondongan di Garoga–Anggoli, Sumatera Utara, memasuki babak baru. Tim Bareskrim Polri menemukan tiga unit alat berat di sekitar lokasi temuan kayu—indikasi kuat bahwa aktivitas pembalakan liar dilakukan secara terorganisir dan berskala besar.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Moh Irhami, membenarkan temuan tersebut dan menjelaskan bahwa alat berat itu berada di area yang berdekatan dengan titik ditemukannya kayu-kayu gelondongan yang terseret arus banjir beberapa hari lalu.

“Tim gabungan masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa kepemilikan alat berat dan aktivitas yang dilakukan sebelum banjir terjadi,” ujar Brigjen Irhami.


Alat Berat Jadi Petunjuk Penting Dugaan Illegal Logging Terstruktur

Tiga alat berat yang ditemukan—yang terdiri dari excavator dan mesin pengolah lahan—diduga digunakan untuk:

  • membuka akses hutan,
  • membuat jalur baru,
  • menumbangkan pohon besar secara cepat,
  • serta memindahkan kayu gelondongan sebelum diangkut.

Temuan ini menguatkan dugaan bahwa pembalakan liar di wilayah Garoga tidak dilakukan individu, melainkan jaringan dengan peralatan profesional.


Kayu Gelondongan yang Terseret Arus Banjir Jadi Titik Awal Pengungkapan

Sebelumnya, kayu gelondongan berdiameter besar ditemukan berserakan di aliran sungai pasca banjir Garoga–Anggoli. Publik mempertanyakan dari mana asal kayu tersebut, dan apakah banjir diperparah oleh aktivitas perusakan hutan.

Bareskrim langsung menurunkan tim untuk menelusuri sumber kayu. Temuan alat berat ini memperluas ruang penyidikan dan memperkuat hipotesis bahwa ada operasi illegal logging yang berjalan sebelum bencana terjadi.


Penyidik: Masih Ada Pihak Lain yang Akan Diperiksa

Selain menelusuri pemilik alat berat, penyidik juga akan memanggil:

  • pengelola lahan,
  • pemilik izin pemanfaatan hutan,
  • pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengangkutan kayu.

Penyidik belum mengungkap identitas pihak terkait, namun memastikan bahwa proses hukum akan berjalan hingga tuntas.


Dampak Lingkungan Disebut Mengerikan

Para ahli menilai pembalakan liar di daerah hulu Garoga dapat memperparah:

  • risiko banjir bandang,
  • longsor,
  • kerusakan ekosistem sungai,
  • mempercepat hilangnya tutupan hutan alami.

Temuan alat berat semakin memperlihatkan bahwa kerusakan hutan kemungkinan bukan kejadian sporadis, melainkan praktik sistematis.


Pengungkapan Kunci Kasus Pembalakan Liar Garoga

Temuan tiga alat berat di lokasi kayu gelondongan menjadi petunjuk besar dalam penyidikan.

Bareskrim kini memiliki titik terang: Ada aktivitas skala besar,Dilakukan dengan peralatan profesional dan berpotensi melibatkan jaringan ilegal.


Penegakan hukum masih berjalan dan publik menunggu siapa aktor di balik kerusakan hutan Garoga.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT