Logo
CRIME WATCH.ID

BEDAH RUMAH KILAT 13 HARI! SERDIK SESPIMTI, {Calon Jenderal} Polri Turun Tangan, Warga Miskin di Bandung Barat Kini Punya Hunian Layak

8346 views
Jumat, 10 April 2026 - 10:10 WIB {RAMBE}
BEDAH RUMAH KILAT 13 HARI! SERDIK SESPIMTI, {Calon Jenderal} Polri Turun Tangan, Warga Miskin di Bandung Barat Kini Punya Hunian Layak

BEDAH RUMAH KILAT 13 HARI! SERDIK SESPIMTI, {Calon Jenderal} Polri Turun Tangan, Warga Miskin di Bandung Barat Kini Punya Hunian Layak. (Foto: {RAMBE})


Atas,Gambar Ilustrasi


Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan (Kasespim) Lemdiklat Polri, Irjen Midi Siswoko, meresmikan hasil program bedah rumah

yang diinisiasi oleh Peserta Didik (Serdik) Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun Anggaran 2026.



Bandung Barat – Aksi nyata kembali ditunjukkan institusi Kepolisian Republik Indonesia. Kali ini, bukan dalam bentuk penegakan hukum, melainkan kepedulian sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat kecil.

Dipimpin oleh Midi Siswoko, Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan (Kasespim) Lemdiklat Polri, program bedah rumah yang digagas peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun Anggaran 2026 sukses mengubah kehidupan pasangan lansia di pelosok Bandung Barat.


Dari Bilik Lapuk Jadi Rumah Layak Huni

Rumah milik pasangan lansia, Lili (73) dan Sumarsih (63), yang sebelumnya berdinding bilik bambu rapuh dan nyaris roboh, kini berdiri kokoh sebagai bangunan permanen berukuran 5x6 meter.

Selama lebih dari 40 tahun sejak 1983, keduanya bertahan hidup sebagai tukang pijat dengan kondisi hunian yang memprihatinkan. Namun hanya dalam 13 hari, para siswa Sespimti bersama jajaran Polri berhasil menyulap rumah tersebut menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan manusiawi.

Perubahan drastis ini bukan hanya soal bangunan, tetapi juga tentang menghadirkan kembali harapan hidup bagi warga yang selama ini luput dari perhatian.


Strategi Humanis: Tekan Kriminalitas dari Akar

Irjen Midi menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan sosial biasa. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari strategi Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dari hulu.

Kesejahteraan masyarakat itu berbanding lurus dengan keamanan. Kalau sejahtera meningkat, potensi kejahatan juga menurun,” tegasnya.

Pendekatan ini memperlihatkan wajah baru Polri yang tidak hanya hadir saat terjadi masalah, tetapi juga aktif mencegah potensi konflik sosial melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat.


Calon Jenderal Ditempa Jadi Pemimpin Humanis

Program ini juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi para peserta didik Sespimti—calon pemimpin tinggi Polri di masa depan.

Irjen Midi bahkan menitipkan pesan kuat agar para calon jenderal ini tidak kehilangan empati saat menduduki jabatan strategis.

Dekati masyarakatmu, cintai masyarakatmu. Jangan hanya bisa menyuruh, tapi hadir dan merasakan langsung,” pesannya.

Langkah ini menjadi bukti bahwa pendidikan di lingkungan Polri tidak hanya menekankan aspek kepemimpinan struktural, tetapi juga nilai kemanusiaan yang mendalam.


Warga Terharu, Polri Dinilai Hadir Nyata

Kepala Desa Kayu Ambon mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Polri. Menurutnya, bantuan ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi warga.

Program bedah rumah ini sekaligus mempertegas bahwa Polri bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat yang hadir di saat-saat paling dibutuhkan.


🔥Wajah Polri yang Lebih Dekat & Peduli

Transformasi rumah sederhana di Kampung Sukamaju Barat ini menjadi simbol perubahan besar—bahwa keamanan tidak hanya dibangun dengan hukum, tetapi juga dengan kepedulian.

Langkah progresif seperti ini diyakini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri, sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana institusi negara bisa hadir secara humanis dan berdampak langsung.


{RAMBE}


BERITA TERKAIT