Logo
CRIME WATCH.ID

Breaking News! Polri Kantongi Identitas Pelaku, 4 Oknum TNI Ditahan dalam Kasus Air Keras KontraS

3856 views
Rabu, 18 Maret 2026 - 19:33 WIB RAMBE
Breaking News! Polri Kantongi Identitas Pelaku, 4 Oknum TNI Ditahan dalam Kasus Air Keras KontraS

Breaking News! Polri Kantongi Identitas Pelaku, 4 Oknum TNI Ditahan dalam Kasus Air Keras KontraS. (Foto: RAMBE)

Polri Bongkar Jejak Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS


Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, mulai menemui titik terang. Aparat penegak hukum bergerak cepat mengungkap pelaku di balik aksi brutal yang terjadi pada Kamis malam (12/3/2026) di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Perkembangan terbaru menunjukkan empat prajurit TNI telah diamankan dan ditahan di Pomdam Jaya. Informasi ini disampaikan oleh Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto yang menyebut keempatnya diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap korban. Meski demikian, motif dan peran masing-masing pelaku masih dalam pendalaman.


Di sisi lain, Polri memainkan peran sentral dalam mengurai rangkaian kejadian. Kapolri menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dengan pendekatan berbasis teknologi dan data. Sedikitnya 86 titik CCTV telah dianalisis untuk menelusuri pergerakan pelaku sebelum dan sesudah kejadian. Selain itu, sebanyak 15 saksi telah diperiksa guna memperkuat konstruksi perkara.


Dari hasil analisis melalui sistem Satu Data Polri, penyidik mengidentifikasi dua orang yang diduga sebagai eksekutor lapangan, masing-masing berinisial BHC dan MAK. Temuan ini menjadi titik awal penting dalam membongkar keterlibatan pihak lain.


Polri juga membuka kemungkinan bahwa jumlah pelaku tidak hanya empat orang. Indikasi adanya keterlibatan lebih luas menguat, sehingga penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap apakah terdapat aktor lain, termasuk kemungkinan dalang di balik serangan tersebut.


Sementara itu, kondisi korban dilaporkan cukup serius. Berdasarkan hasil diagnosis awal tim medis di RS Cipto Mangunkusumo, Andrie Yunus mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada tubuhnya, meliputi wajah, mata, dada, dan tangan. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif.


Kasus ini menjadi perhatian publik karena dinilai bukan sekadar tindak kekerasan biasa. Selain menyasar seorang aktivis HAM, pola serangan yang terencana memperkuat dugaan adanya motif tertentu yang masih terus didalami.


Sinergi antara Polri dan TNI dalam penanganan kasus ini menjadi sorotan. Langkah cepat pengamanan terduga pelaku dari unsur TNI, serta kerja investigatif Polri yang mengedepankan bukti dan analisis digital, dinilai sebagai upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum.


Hingga kini, penyidikan masih berlangsung. Aparat memastikan seluruh pihak yang terlibat akan diusut tuntas sesuai hukum yang berlaku.

Publik pun menanti jawaban paling krusial dari kasus ini: siapa aktor utama di balik penyiraman air keras yang menggemparkan tersebut, dan apa motif sebenarnya di balik serangan terhadap aktivis KontraS itu.


{RAMBE}


BERITA TERKAIT