BRIMOB Turun Gunung! Listrik Aceh Tamiang Lumpuh Akibat Bencana, Polisi Bergerak Cepat Pulihkan Jaringan
BRIMOB Turun Gunung! Listrik Aceh Tamiang Lumpuh Akibat Bencana, Polisi Bergerak Cepat Pulihkan Jaringan. (Foto: redSVG)
Aceh Tamiang — Upaya pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang memasuki babak krusial. Di tengah padamnya listrik yang membuat warga kesulitan berkomunikasi dan mengakses kebutuhan dasar, personel Brimob Polri diterjunkan untuk mempercepat normalisasi jaringan kelistrikan yang porak-poranda akibat banjir besar.
Pantauan di lapangan pada Senin (9/12), sejumlah anggota Brimob berseragam lengkap terlihat ikut membantu teknisi PLN menyingkirkan material lumpur, memperbaiki tiang listrik yang tumbang, hingga memastikan jalur distribusi aman sebelum dinyalakan kembali.
Kerja sama instan ini dilakukan demi mempercepat pemulihan layanan listrik yang menjadi kebutuhan paling vital bagi warga di posko pengungsian maupun rumah-rumah yang terdampak.
Komandan Batalyon Brimob yang bertugas menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan hanya soal pengamanan, tetapi turut mengambil peran teknis di lapangan agar listrik bisa segera kembali menyala.
“Yang penting warga cepat dapat penerangan lagi. Kami bantu apa pun yang bisa dipercepat,” ujarnya dalam keterangannya.
Warga setempat mengapresiasi kehadiran Brimob yang menurut mereka menjadi tumpuan harapan di tengah kondisi yang serba darurat. Beberapa titik masih terendam lumpur tebal, membuat mobilisasi alat berat dan petugas teknis berjalan lambat.
PLN sendiri memastikan bahwa kolaborasi dengan aparat sangat membantu mempercepat proses normalisasi. Kerusakan yang meliputi jaringan tegangan menengah hingga tiang roboh membutuhkan pengerjaan intensif dan penanganan di sejumlah lokasi secara bersamaan.
Hingga berita ini tayang, sebagian wilayah Aceh Tamiang sudah kembali mendapatkan aliran listrik. Namun normalisasi penuh masih menunggu perbaikan menyeluruh di beberapa zona terdampak parah.
Dengan keterlibatan Brimob dan sinergi berbagai pihak, pemulihan diperkirakan akan berlangsung lebih cepat dari jadwal awal—membawa kembali cahaya ke rumah warga yang selama beberapa hari terakhir hidup dalam kegelapan pascabencana.
{RedSVG}