Logo
CRIME WATCH.ID

Presiden Prabowo Puji Habis-Habisan Peran Polri dan TNI: Bukti Nyata Anak Kandung Rakyat!

3304 views
Selasa, 21 Juli 2026 - 13:39 WIB {RAMBE}
Presiden Prabowo Puji Habis-Habisan Peran Polri dan TNI: Bukti Nyata Anak Kandung Rakyat!

Presiden Prabowo Puji Habis-Habisan Peran Polri dan TNI: Bukti Nyata Anak Kandung Rakyat!. (Foto: {RAMBE})

Gambar Ilustrasi

STRATEGI TINGKAT TINGGI! Di Balik Gebrakan Panen Raya Serentak TNI-Polri: Kolaborasi Raksasa Demi Ketahanan Pangan Nasional Tanpa Kendorkan Benteng Pertahanan Negara

JAKARTA – Di tengah dinamika geopolitik dan ancaman keamanan global yang semakin kompleks, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menunjukkan peran vitalnya sebagai pilar utama pelindung dan pelayan rakyat. Tak hanya tangguh menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta kedaulatan negara, TNI dan Polri kini membuktikan kapasitasnya sebagai motor penggerak Gerakan Nasional Ketahanan Pangan demi menyelamatkan hajat hidup jutaan rakyat Indonesia.

Langkah strategis ini dipertegas oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara panen raya terintegrasi di Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Presiden mengapresiasi tinggi sinergi luar biasa TNI dan Polri yang turun langsung ke lapangan membina lahan-lahan pertanian produktif di puluhan titik di seluruh Indonesia.


Sinergi Nyata TNI-Polri: Dari Panen Jagung Polri Hingga Panen Raya Serentak 3 Matra TNI

Keterlibatan aktif aparat keamanan dalam mengamankan ketersediaan pangan nasional ini bukanlah aksi spontan, melainkan gerakan terstruktur dan berkelanjutan. Dua bulan lalu, jajaran Polri telah memelopori gerakan ini melalui program panen raya jagung secara masif di berbagai daerah.

Melanjutkan estafet tersebut, tiga matra TNI (AD, AL, dan AU) menggelar panen raya serentak di 43 titik markas dan lahan binaan. TNI Angkatan Darat fokus pada komoditas padi, TNI Angkatan Laut mengawal ketahanan kedelai, sementara TNI Angkatan Udara mendampingi para petani tebu lokal.

Peta Implementasi Gerakan Nasional Ketahanan Pangan TNI-Polri (Juli 2026):

----------------------------------------------------------------------------------

• Inisiator Utama  : Sinergi Presiden RI, TNI (3 Matra), dan Polri.

• Aksi Polri       : Pelopor panen raya jagung masif di berbagai daerah (2 Bulan Lalu).

• Aksi TNI         : Panen Raya Terintegrasi serentak di 43 titik lahan binaan (Padi, Kedelai, Tebu).

• Filosofi Utama   : "TNI-Polri Anak Kandung Rakyat" - Selalu hadir dalam krisis rakyat.

• Strategi Sipil   : Fokus kolaborasi logistik & distribusi agar tugas utama pertahanan-kamtibmas tetap 100% optimal.

----------------------------------------------------------------------------------


Presiden Prabowo menekankan bahwa masalah pangan adalah masalah keselamatan negara (national survival), sehingga seluruh elemen bangsa, khususnya TNI dan Polri yang memiliki struktur komando hingga ke tingkat desa (Bhabinkamtibmas dan Babinsa), harus menyatu dengan rakyat.

"Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia. TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat," tegas Presiden Prabowo Subianto.


Analisis Pakar: Pembagian Peran Taktis Agar Tugas Pokok Pertahanan & Keamanan Tetap Maksimal

Langkah responsif aparat dalam mengurus pangan ini turut mendapat sorotan positif dari para pengamat pertahanan nasional. Analis dari Lembaga Kajian Pertahanan Strategis (Keris), Hanif Rahadian, menilai keterlibatan TNI dan Polri dalam program pangan merupakan langkah strategis yang sangat layak. Namun, ia memberikan catatan investigatif mengenai pentingnya efisiensi dan pembagian peran (division of labor).

Menurut Hanif, agar fokus utama Polri dalam menjaga Kamtibmas serta tugas pokok TNI sebagai alat pertahanan negara tidak terganggu di tengah ancaman hibrida modern, perlu dibangun kolaborasi sistematis dengan instansi sipil (Kementerian Pertanian, Bulog, dan Pemda).

"Yang tidak kalah penting adalah memastikan bahwa dukungan terhadap program ketahanan pangan tidak mengurangi fokus terhadap tugas pokoknya. Dengan pembagian peran yang jelas—seperti penguatan jalur distribusi dan pengamanan logistik—beban kerja akan terukur sehingga kesiapsiagaan pertahanan dan keamanan negara tetap berada di level tertinggi," ungkap Hanif Rahadian, Selasa (21/7/2026).


TNI-Polri Benteng Kedaulatan dan Penyelamat Perut Rakyat

Sinergi taktis antara jajaran TNI, Polri, dan pemerintah ini membuktikan bahwa institusi keamanan Indonesia memiliki fleksibilitas dan kepedulian sosial yang sangat tinggi. Kehadiran personel kepolisian dan prajurit TNI di tengah-tengah sawah dan ladang warga tidak mengurangi sedikit pun profesionalisme mereka dalam menjaga keamanan nasional.

Sebaliknya, kebersamaan ini memperkokoh kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat, memastikan bahwa dari sektor keamanan, penegakan hukum, hingga piring makan rakyat kecil, negara selalu hadir memberikan perlindungan terbaik.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT