Logo
CRIME WATCH.ID

Darurat Longsor Cisarua! 23 Prajurit TNI Diduga Tertimbun?, Operasi Pencarian Berlangsung di Tengah Medan Ekstrem

10567 views
Senin, 26 Januari 2026 - 13:20 WIB redSVG
Darurat Longsor Cisarua! 23 Prajurit TNI Diduga Tertimbun?, Operasi Pencarian Berlangsung di Tengah Medan Ekstrem

Darurat Longsor Cisarua! 23 Prajurit TNI Diduga Tertimbun?, Operasi Pencarian Berlangsung di Tengah Medan Ekstrem. (Foto: redSVG)



Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kol.Inf Mahmuddin


BANDUNG BARAT — Suasana mencekam menyelimuti kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, setelah bencana longsor besar dilaporkan terjadi dan diduga menimbun puluhan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah berada di lokasi.

Sedikitnya 23 prajurit TNI dilaporkan diduga tertimbun longsor. Hingga saat ini, aparat gabungan masih melakukan penelusuran intensif di tengah kondisi medan yang berat dan cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat.


Laporan Awal: Prajurit Diduga Hilang Usai Longsor

Informasi awal menyebutkan longsor terjadi secara tiba-tiba di kawasan perbukitan Cisarua. Material tanah dan batuan dilaporkan meluncur deras, menutup area yang sebelumnya menjadi lokasi aktivitas personel TNI.

Kabar dugaan hilangnya 23 prajurit dengan cepat menyebar dan memicu perhatian nasional. Namun pihak TNI meminta publik tidak berspekulasi sebelum proses pendataan dan pencarian selesai.


TNI Turun Penuh, Status Masih Dugaan

Pihak Tentara Nasional Indonesia menegaskan bahwa informasi yang beredar masih bersifat dugaan awal. Aparat diminta berhati-hati dalam menyampaikan jumlah dan kondisi personel sebelum ada konfirmasi resmi.

Kapendam Kodam III Siliwangi menyatakan proses pencarian masih berlangsung dan memerlukan waktu karena:

  • Material longsor tebal dan labil
  • Akses lokasi terbatas
  • Risiko longsor susulan masih tinggi

“Kami minta semua pihak menunggu hasil penelusuran resmi di lapangan,” tegas perwakilan Kodam.


Operasi Pencarian Berpacu dengan Waktu

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, aparat wilayah, dan relawan diterjunkan untuk:

  • Menyisir titik-titik terdampak longsor
  • Menggunakan alat manual dan mekanis secara bertahap
  • Memastikan keselamatan tim evakuasi

Proses pencarian dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kontur tanah yang masih bergerak.


Antisipasi Terburuk, Prioritas Keselamatan

Selain fokus pada pencarian prajurit, aparat juga melakukan pemetaan ulang risiko bencana di sekitar lokasi. Langkah ini penting untuk mencegah korban tambahan, baik dari warga maupun petugas penyelamat.

TNI menegaskan bahwa keselamatan personel dan warga menjadi prioritas utama dalam operasi kemanusiaan ini.


Sorotan Publik dan Doa Bersama

Peristiwa ini langsung menjadi sorotan publik. Warganet dan masyarakat luas menyampaikan doa serta dukungan agar seluruh prajurit dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung dan belum ada keterangan resmi final terkait jumlah korban maupun kondisi prajurit.


Penutup

Longsor Cisarua menjadi pengingat keras akan ancaman bencana alam di wilayah rawan. Di tengah ketidakpastian, publik kini menunggu satu kabar paling penting: hasil pencarian dan keselamatan para prajurit TNI.

Pihak berwenang memastikan setiap perkembangan akan disampaikan secara terbuka dan bertanggung jawab.


{redSVG}


BERITA TERKAIT