Logo
CRIME WATCH.ID

Koarmada I Buka Suara! Hasil Visum Ungkap Fakta Sebenarnya Wafatnya Prajurit di KRI dr. Radjiman.

833 views
Jumat, 08 Mei 2026 - 13:47 WIB {RAMBE}
Koarmada I Buka Suara! Hasil Visum Ungkap Fakta Sebenarnya Wafatnya Prajurit di KRI dr. Radjiman.

Koarmada I Buka Suara! Hasil Visum Ungkap Fakta Sebenarnya Wafatnya Prajurit di KRI dr. Radjiman.. (Foto: {RAMBE})

Transparansi TNI AL: Koarmada I Patahkan Spekulasi Wafatnya Prajurit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa.


TANJUNGPINANG – Komando Armada (Koarmada) I memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan pemberitaan simpang siur terkait wafatnya Kelasi Dua (KLD) Ghofirul Kasyfi (22) di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat pada 26 April 2026. Pihak TNI AL menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan kebenaran fakta medis untuk menghindari spekulasi yang merugikan keluarga maupun institusi.


Hasil Visum Resmi: Tidak Ada Kekerasan

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I, Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa, memaparkan hasil visum et repertum dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr. Mintohardjo tertanggal 26 April 2026:

  • Tanpa Luka Lebam: Tidak ditemukan adanya lebam akibat kekerasan benda tumpul pada tubuh almarhum.
  • Area Selangkangan Normal: Membantah informasi yang beredar, tim medis memastikan tidak ada pendarahan pada area selangkangan.
  • Karakteristik Luka Leher: Luka tekan melingkar pada leher dengan pengelupasan kulit ari secara medis identik dengan karakteristik luka gantung.
  • Kesimpulan Medis: Penyebab kematian almarhum disimpulkan murni akibat gantung diri, bukan karena tindakan kekerasan.


Klarifikasi Terkait Kondisi Jenazah dan Prosedur

Menanggapi isu adanya lebam yang terlihat sebelum pemakaman, Kadispen menjelaskan bahwa hal tersebut adalah Livor Mortis. Kondisi ini merupakan tanda pasti kematian di mana sel darah merah mengendap ke bagian tubuh terendah akibat berhentinya sirkulasi dan pengaruh gravitasi, bukan karena penganiayaan.

Pihak TNI AL juga menjelaskan prosedur lainnya:

  • Penolakan Otopsi: Ibu kandung almarhum telah secara sadar menandatangani dokumen pernyataan resmi menolak tindakan otopsi pada 30 April 2026.
  • Barang Pribadi: Seluruh barang milik almarhum telah diserahkan dan diterima langsung oleh ibu kandungnya, Yatik Andriyani.
  • Kunjungan Lanal: Kedatangan pihak TNI AL ke rumah duka sebelumnya bertujuan untuk menanyakan keberadaan almarhum karena yang bersangkutan sempat tidak hadir saat pengecekan personel di kapal.


Penghormatan Terakhir

Jenazah KLD Ghofirul Kasyfi telah dimakamkan dengan upacara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir pada 27 April 2026 di TPU Kemayoran, Bangkalan, Jawa Timur. Koarmada I menyampaikan duka cita mendalam dan mengimbau masyarakat agar hanya merujuk pada keterangan resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT