La Niña Mengintai Jelang Nataru! BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Daerah — Ini Daftar Wilayah yang Harus Siaga
La Niña Mengintai Jelang Nataru! BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Daerah — Ini Daftar Wilayah yang Harus Siaga. (Foto: redSVG)
JAKARTA, 9 Desember 2025 — Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait meningkatnya potensi hujan lebat akibat fenomena La Niña. Kondisi atmosfer diprediksi mengarah pada pembentukan pola basah yang dapat memicu cuaca ekstrem, terutama di wilayah dengan kerentanan banjir dan tanah longsor.
BMKG menyampaikan bahwa dinamika atmosfer dan laut menunjukkan penguatan anomali suhu permukaan laut di Pasifik yang mengindikasikan fase awal La Niña. Dampaknya, uap air yang terbawa angin semakin banyak menuju wilayah Indonesia, sehingga memicu peningkatan intensitas hujan di sejumlah provinsi.
Daerah-Daerah yang Berpotensi Terkena Hujan Lebat
BMKG merilis daftar wilayah yang diperkirakan mengalami curah hujan tinggi hingga sangat tinggi dalam periode Desember 2025–Januari 2026. Beberapa di antaranya termasuk:
- Aceh dan Sumatera Utara, terutama wilayah pesisir dan pegunungan
- Sumatera Barat dan Riau, dengan risiko banjir meningkat
- Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta, terutama daerah rawan genangan
- Jawa Tengah – DIY, berpotensi longsor di kawasan lereng
- Jawa Timur, termasuk wilayah Sidoarjo, Kediri, dan Malang
- Kalimantan Tengah dan Selatan, rawan banjir lintas sungai
- Sulawesi Selatan dan Tengah, terutama area perbukitan
- Papua dan Papua Barat, dengan intensitas hujan diperkirakan sangat tinggi
Menurut BMKG, pola hujan di sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki fase puncak pada akhir Desember hingga pertengahan Januari.
Cuaca Ekstrem Bisa Mengganggu Mobilitas Liburan Nataru
BMKG mengingatkan masyarakat agar mengantisipasi gangguan perjalanan selama libur Nataru, terutama bagi yang menggunakan jalur darat, laut, atau udara. Hujan lebat dapat memicu:
- Genangan dan banjir di kawasan urban
- Badai petir dan angin kencang
- Gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah perairan
- Longsor dan pohon tumbang di jalur pegunungan
Pihak maskapai dan operator transportasi juga diminta memperbarui informasi cuaca secara berkala untuk menjamin keselamatan penumpang.
BMKG Minta Pemerintah Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan
BMKG menekankan pentingnya langkah cepat pemerintah daerah untuk:
- Membersihkan saluran dan drainase
- Memetakan titik rawan longsor dan banjir
- Menyiapkan posko siaga bencana
- Mengoptimalkan sistem peringatan dini
- Menginformasikan kondisi cuaca kepada masyarakat secara rutin
Kesiapsiagaan ini dinilai krusial untuk mencegah jatuhnya korban serta meminimalkan dampak kerusakan infrastruktur.
Warga Diminta Waspada, Jangan Abaikan Peringatan Cuaca
BMKG meminta masyarakat tidak mengabaikan informasi cuaca resmi dan menghindari aktivitas berisiko tinggi saat hujan deras, termasuk:
- Bepergian ke daerah sungai dan lereng bukit
- Melakukan aktivitas wisata bahari saat gelombang tinggi
- Berkendara di jalur rawan genangan
KONKLUSI
Fenomena La Niña yang mulai muncul menjelang libur Nataru diperkirakan memberikan dampak signifikan terhadap cuaca nasional. Dengan berbagai potensi hujan lebat hingga cuaca ekstrem, BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk memperkuat kewaspadaan.
Perkembangan cuaca akan terus diperbarui BMKG dalam beberapa hari ke depan, terutama memasuki puncak arus mudik dan liburan akhir tahun.
{redSVG}