Modus Nekat! Polisi Selidiki Kasus Penyekapan Mengaku Anggota Polda Metro Jaya.
Modus Nekat! Polisi Selidiki Kasus Penyekapan Mengaku Anggota Polda Metro Jaya.. (Foto: Rambe)
Terungkap! Polisi Gadungan Sekap Sejoli di Bekasi, Ngaku Polda Metro Jaya, Motor hingga Uang Raib
Bekasi — Kasus penyekapan dan perampokan bermodus polisi gadungan kembali menghebohkan publik. Sepasang kekasih menjadi korban setelah disekap oleh pelaku yang mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya. Akibat kejadian tersebut, sepeda motor, uang tunai, hingga barang pribadi korban ludes dibawa kabur.
Peristiwa ini kini tengah diselidiki intensif oleh kepolisian, menyusul laporan resmi dari korban dan viralnya informasi di media sosial.
Modus Klasik: Mengaku Polisi, Korban Dipaksa Ikut
Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat mereka didatangi oleh sejumlah pria yang mengaku sebagai polisi. Dengan dalih pemeriksaan dan penanganan perkara, pelaku kemudian memaksa korban ikut bersama mereka.
Korban tidak langsung dibawa ke kantor polisi, melainkan disekap dan diajak berkeliling menggunakan kendaraan pelaku. Dalam kondisi tertekan dan ketakutan, korban akhirnya kehilangan sepeda motor, uang tunai, serta sejumlah barang berharga.
Polisi Tegaskan: Pelaku Bukan Anggota Polri
Menindaklanjuti kasus tersebut, kepolisian memastikan bahwa para pelaku bukan anggota Polda Metro Jaya maupun Polri. Penyidik menduga kuat pelaku merupakan polisi gadungan yang sengaja menggunakan identitas palsu dan atribut aparat untuk memperdaya korban.
“Kasus ini sedang kami dalami. Pelaku mengatasnamakan Polda Metro Jaya, namun dipastikan bukan anggota kepolisian,” ujar pihak kepolisian.
Penyelidikan Diperluas, Diduga Ada Korban Lain
Polisi kini melakukan serangkaian penyelidikan dan pendalaman, termasuk:
- Menelusuri identitas dan jumlah pelaku,
- Mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi,
- Mengkaji kemungkinan korban lain dengan modus serupa.
Aparat menduga aksi ini bukan kali pertama dilakukan, mengingat pola kejahatan yang terstruktur dan terencana.
Imbauan Keras untuk Masyarakat
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap oknum yang mengaku aparat penegak hukum. Polisi mengingatkan warga untuk:
- Selalu meminta identitas resmi dan surat tugas,
- Tidak mudah ikut jika tidak ada prosedur hukum yang jelas,
- Segera menghubungi kantor polisi terdekat bila merasa curiga.
Kepolisian menegaskan akan menindak tegas pelaku karena perbuatannya tidak hanya merugikan korban, tetapi juga mencoreng nama institusi negara dan meresahkan publik.
{RAMBE}