Operasi Senyap di Merak: 67 Kg Sabu & Senpi Disita, Sindikat Tumbang
Operasi Senyap di Merak: 67 Kg Sabu & Senpi Disita, Sindikat Tumbang. (Foto: RAMBE)
Gambar ilustrasi
Digempur di Jalur Mudik! Polda Banten Sikat 67 Kg Sabu di Pelabuhan Merak—Sindikat Antar Pulau Diputus
Jalur Mudik Disusupi, Polisi Bergerak Cepat
BANTEN — Upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar berhasil digagalkan oleh Polda Banten di kawasan strategis Pelabuhan Merak.
Dalam serangkaian operasi sepanjang Maret 2026, aparat berhasil menyita total 67 kilogram sabu serta satu pucuk senjata api—indikasi kuat keterlibatan jaringan terorganisir lintas wilayah.
Operasi ini menjadi bagian dari pengamanan arus mudik Lebaran 2026, di mana lonjakan mobilitas masyarakat kerap dimanfaatkan sindikat untuk menyelundupkan barang haram.
Modus Terbongkar: Menyusup di Tengah Keramaian Pemudik
Dari hasil penyelidikan, pelaku memanfaatkan kepadatan pelabuhan untuk mengelabui petugas.
Namun strategi itu gagal total.
➡️ Pemeriksaan ketat
➡️ Pemindaian X-ray
➡️ Profiling penumpang
menjadi kunci terbongkarnya upaya penyelundupan tersebut.
Pada 8 dan 12 Maret, petugas mengamankan 15 kg sabu dari dua pejalan kaki di Dermaga Eksekutif. Tak berhenti di situ, pada 18 Maret, polisi kembali menggagalkan penyelundupan 52 kg sabu dari sebuah minibus yang datang dari Sumatera.
Indikasi Jaringan Besar: Antar Pulau & Terstruktur
Dari pengungkapan ini, polisi telah menetapkan tiga tersangka yang diduga bagian dari jaringan narkoba antar pulau.
Temuan senjata api dalam kasus ini juga menguatkan dugaan bahwa sindikat tidak hanya beroperasi dalam distribusi narkoba, tetapi juga memiliki potensi ancaman keamanan yang lebih luas.
Penanganan kasus pun dilakukan secara terpisah dan profesional:
✔️ Ditresnarkoba menangani narkotika
✔️ Ditreskrimum menangani kepemilikan senpi
Pendekatan Teknologi: Kunci Pengungkapan
Keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan teknologi dalam pengawasan pelabuhan.
Penggunaan X-ray dan sistem pemeriksaan modern menjadi bagian dari pendekatan scientific crime investigation yang terus diperkuat oleh Polri.
Pendekatan ini memastikan:
➡️ deteksi dini
➡️ minim celah penyelundupan
➡️ pembuktian berbasis alat dan data
Rekam Jejak: Konsistensi Polda Banten
Pengungkapan ini bukan yang pertama.
Sepanjang Januari hingga Februari 2026, Polda Banten telah mengungkap:
➡️ 35 kasus narkoba
➡️ 54 tersangka diamankan
Artinya, operasi di Pelabuhan Merak hanyalah bagian dari upaya berkelanjutan dalam menekan peredaran narkotika di wilayah Banten.
Kesimpulan: Jalur Mudik Tak Lagi Aman bagi Sindikat
Kasus ini menjadi bukti bahwa jalur mudik kini tidak lagi menjadi “jalan bebas” bagi sindikat narkoba.
Dengan kombinasi:
✔️ pengawasan ketat
✔️ teknologi modern
✔️ respon cepat aparat
Polri menunjukkan bahwa ruang gerak jaringan narkotika semakin sempit.
Dan satu pesan kuat yang disampaikan dari Pelabuhan Merak:
tidak ada celah bagi narkoba—bahkan di tengah padatnya arus mudik sekalipun.
{RAMBE}