Operasi Tegas Aparat di Papua: 2025,15 Anggota KKB Tewas, 20 Lainnya Terluka — Satgas Damai Cartenz Pastikan Negara Hadir
Operasi Tegas Aparat di Papua: 2025,15 Anggota KKB Tewas, 20 Lainnya Terluka — Satgas Damai Cartenz Pastikan Negara Hadir. (Foto: Rambe)
Papua — Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz mencatat sebanyak 15 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas dan 20 orang lainnya mengalami luka-luka dalam rangkaian operasi penegakan hukum di wilayah Papua sepanjang tahun 2025.
Data tersebut disampaikan langsung oleh Satgas Damai Cartenz, sebagai hasil akumulasi dari berbagai tindakan tegas aparat terhadap kelompok bersenjata yang kerap melakukan teror, penyerangan, dan gangguan keamanan terhadap warga sipil maupun aparat negara.
Operasi Berbasis Penegakan Hukum
Satgas menegaskan bahwa seluruh tindakan dilakukan berdasarkan prosedur hukum dan prinsip perlindungan masyarakat sipil. Operasi digelar secara terukur dengan mengedepankan intelijen, pengejaran target prioritas, serta penindakan terhadap kelompok yang terbukti melakukan kekerasan bersenjata.
Kelompok yang menjadi sasaran merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata, yang selama ini terlibat dalam aksi penembakan, perusakan fasilitas umum, hingga intimidasi terhadap warga lokal.
Negara Tegas, Warga Dilindungi
Kasatgas Damai Cartenz menegaskan bahwa operasi ini bukan semata-mata penindakan, melainkan bagian dari upaya menghadirkan rasa aman dan menjaga stabilitas di Papua. Aparat juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat untuk mencegah dampak sosial di lapangan.
Selain penindakan bersenjata, Satgas juga menjalankan pendekatan preventif dan humanis, termasuk patroli wilayah rawan, pengamanan aktivitas warga, serta pemutusan jalur logistik kelompok bersenjata.
Operasi Berlanjut
Satgas memastikan operasi Damai Cartenz akan terus dilanjutkan secara konsisten demi menekan ruang gerak KKB dan memastikan pembangunan serta aktivitas masyarakat Papua berjalan tanpa ancaman.
“Keamanan adalah fondasi utama. Negara tidak boleh kalah oleh teror,” tegas pernyataan resmi Satgas.
{RAMBE}