Polda Sulteng Gagalkan Penyelundupan 60 Kg Sabu Jaringan Internasional Malaysia: Pengungkapan Terbesar Tahun Ini
Polda Sulteng Gagalkan Penyelundupan 60 Kg Sabu Jaringan Internasional Malaysia: Pengungkapan Terbesar Tahun Ini. (Foto: Rambe)
Palu — Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) kembali mencatat prestasi besar dalam pemberantasan narkotika. Sebanyak 60 kilogram sabu jaringan internasional Malaysia berhasil diungkap dan diamankan dalam operasi terbaru yang disebut sebagai salah satu pengungkapan terbesar di wilayah Sulawesi tahun ini.
Barang bukti dalam jumlah masif tersebut diduga kuat berasal dari sindikat internasional yang memanfaatkan jalur laut Indonesia sebagai pintu masuk.
Operasi Terencana: Sabu Masuk Lewat Jalur Laut
Polda Sulteng mengungkap bahwa modus penyelundupan menggunakan:
- Jalur perairan non-resmi
- Kapal kecil yang bergerak malam hari
- Sistem “ship to ship” (pemindahan barang antar kapal di tengah laut)
- Penggunaan kurir lokal untuk menyebarkan barang ke wilayah Sulteng dan provinsi lain
Jaringan ini disebut beroperasi lintas negara dan memiliki struktur pengendali dari luar negeri.
Beberapa Pelaku Ditangkap, Polisi Perluas Penelusuran
Dalam pengungkapan tersebut, sejumlah tersangka berhasil diamankan. Mereka memiliki peran berbeda, termasuk:
- Penghubung lokal yang menerima barang dari Malaysia
- Kurir pengantar paket ke wilayah daratan
- Pemilik rumah yang dijadikan tempat transit
- Pengendali distribusi antar provinsi
Polda Sulteng memastikan penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap aktor besar di balik sindikat ini.
Kapolda Sulteng: Ini Jaringan Besar, Kita Tidak Akan Beri Ruang
Kapolda Sulteng menegaskan bahwa pengungkapan ini menjadi bukti bahwa aparat tidak memberikan celah bagi peredaran narkoba internasional, terutama jalur yang menjadikan Sulteng sebagai titik singgah.
Beliau menyampaikan:
“Ini bukan kasus kecil. Jaringan ini melibatkan sindikat besar dari Malaysia. Polda Sulteng berkomitmen membongkar sampai ke akar-akarnya.”
Nilai Ekonomi Sabu Capai Ratusan Miliar
Dengan estimasi harga pasar gelap, 60 kg sabu memiliki nilai ekonomi mencapai lebih dari Rp 90 miliar. Jika tidak digagalkan, narkotika tersebut berpotensi merusak puluhan ribu masyarakat, terutama generasi muda.
BNN dan Polri Perkuat Kolaborasi Tutup Jalur Internasional
Pengungkapan ini mendorong peningkatan koordinasi lintas lembaga antara:
- Polda Sulteng
- BNN
- Bea Cukai
- Penegak hukum lintas provinsi
Tujuannya mengawasi jalur laut yang kerap dimanfaatkan sindikat Malaysia—Indonesia karena minimnya kontrol di area tertentu.
Keberhasilan Polda Sulteng mengungkap 60 kg sabu jaringan internasional Malaysia menjadi bukti komitmen aparat dalam memutus peredaran narkoba besar-besaran. Langkah ini diharapkan mempersempit ruang gerak sindikat internasional yang merusak masyarakat Indonesia.
{RAMBE}