Terungkap! Puslabfor Temukan Bahan Peledak di Rumah Pelaku Bom SMAN 72, Polisi Dalami Jaringan dan Motif
Terungkap! Puslabfor Temukan Bahan Peledak di Rumah Pelaku Bom SMAN 72, Polisi Dalami Jaringan dan Motif. (Foto: Admin)
Jakarta — Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menemukan sejumlah bahan peledak aktif di rumah terduga pelaku ledakan bom di SMAN 72 Jakarta Timur. Penemuan ini memperkuat dugaan bahwa pelaku telah merencanakan aksinya secara matang sebelum peristiwa terjadi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, hasil penyelidikan forensik menunjukkan adanya komponen bahan peledak yang identik dengan sisa ledakan di lokasi kejadian. Polisi kini fokus mengurai jaringan, motif, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
“Puslabfor menemukan bahan peledak di rumah pelaku. Saat ini kami sedang mendalami apakah pelaku merakitnya sendiri atau ada pihak lain yang membantu,” ujar Ade Ary, Rabu (12/11/2025).
Penyelidikan Intensif: Polisi Telusuri Jejak Digital dan Motif Ideologis
Polisi juga melakukan penelusuran jejak digital dan aktivitas daring pelaku, termasuk kemungkinan adanya afiliasi dengan kelompok tertentu. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan pelaku memiliki minat terhadap konten ekstrem dan percobaan bahan kimia.
Tim Densus 88 dan Polda Metro Jaya kini bekerja sama melakukan pengamanan area sekitar sekolah serta memeriksa sejumlah saksi dan rekan pelaku. Pemeriksaan dilakukan secara tertutup untuk menghindari spekulasi publik yang tidak berdasar.
SMAN 72 Masih Ditutup Sementara
Pasca-ledakan, aktivitas belajar di SMAN 72 Jakarta Timur masih ditangguhkan sementara waktu. Polisi telah memasang garis kuning di beberapa titik yang dianggap berisiko, dan tim penjinak bom (Jibom) masih melakukan penyisiran lanjutan.
Warga sekitar berharap polisi segera mengungkap motif di balik insiden tersebut. “Kami kaget, soalnya pelaku dikenal pendiam. Nggak nyangka bisa sampai merakit bom,” kata salah satu tetangga yang enggan disebut namanya.
Publik Minta Evaluasi Pengawasan Sekolah
Kasus ini menimbulkan kekhawatiran publik soal keamanan lingkungan pendidikan dan pengawasan aktivitas siswa. Pemerhati pendidikan menilai pentingnya kerja sama antara sekolah, orang tua, dan aparat untuk mendeteksi dini perilaku menyimpang di kalangan remaja.
Dengan temuan bahan peledak di rumah pelaku, polisi kini memastikan kasus ini bukan insiden spontan, melainkan tindakan yang disiapkan dengan perhitungan berbahaya.
{SVG}