Logo
CRIME WATCH.ID

Tragedi Cemburu di Nongsa Batam: Pria Tikam Mantan Pacar Sesama Jenis

3146 views
Kamis, 12 Maret 2026 - 09:34 WIB RAMBE
Tragedi Cemburu di Nongsa Batam: Pria Tikam Mantan Pacar Sesama Jenis

Tragedi Cemburu di Nongsa Batam: Pria Tikam Mantan Pacar Sesama Jenis. (Foto: RAMBE)

Polisi menunjukkan barang bukti dalam kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan, Batu Besar, Nongsa, Batam.


Cemburu Buta Berujung Maut! Pria di Batam Bunuh Mantan Pacar Sesama Jenis, Video Korban Bersimbah Darah Viral

Batam — Kasus pembunuhan tragis menggemparkan Kota Batam, Kepulauan Riau. Seorang pria berinisial MY (30) tega menghabisi nyawa mantan kekasih sesama jenisnya AS (21) setelah dilanda cemburu karena korban diketahui memiliki pasangan baru.

Peristiwa berdarah itu terjadi di kawasan Nongsa, Kota Batam, dan dengan cepat menjadi sorotan publik setelah video kondisi korban bersimbah darah viral di media sosial.

Dalam video yang beredar luas, terlihat seorang pria berinisial AB, yang disebut sebagai pasangan baru korban, tampak berlumuran darah di depan rumah sambil menelepon seseorang untuk meminta bantuan. Sementara itu, AS sudah tergeletak tak bernyawa di dalam kamar rumah tersebut.

Kejadian ini langsung memicu perhatian masyarakat karena motifnya diduga kuat dipicu oleh cemburu buta dalam hubungan asmara sesama jenis.


Pembunuhan Sudah Direncanakan Sejak Pagi

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengungkapkan bahwa aksi pembunuhan tersebut bukan spontan, melainkan telah direncanakan oleh pelaku sejak pagi hari.

Menurut Anggoro, tersangka MY sebelumnya membuntuti korban ke sebuah minimarket di kawasan Batu Besar.

Namun rencana awal untuk menyerang korban saat itu batal dilakukan.

“Karena kondisi minimarket cukup ramai, tersangka mengurungkan niatnya,” kata Anggoro dalam keterangan kepada wartawan.

Tidak lama kemudian, sekitar pukul 10.00 WIB, tersangka kembali mencari keberadaan korban setelah melihat AS keluar rumah.

Dalam perjalanan menuju lokasi, MY bahkan menyiapkan alat untuk menyerang, yakni sepotong kayu yang terdapat paku serta sebuah batu besar.


Mengendap di Rumah Korban

Setelah mengetahui lokasi korban, tersangka kemudian menuju rumah milik AB di kawasan Perumahan Family Dream, Nongsa.

Saat itu, korban AS dan AB diketahui sedang berkemas untuk pindah kos.

Karena pintu rumah tidak terkunci, tersangka dengan mudah masuk ke dalam rumah tersebut dan bersembunyi di kamar sebelah.

Dari tempat persembunyiannya, MY mengintip aktivitas korban.

Situasi itu justru membuat emosinya semakin memuncak.

“Tersangka melihat korban AS dan AB sedang berpelukan, sehingga memicu kemarahan tersangka,” ujar Anggoro.


Serangan Brutal dengan Kayu Berpaku dan Pisau

Tak mampu menahan emosi, MY akhirnya keluar dari persembunyiannya dan langsung melakukan penyerangan brutal.

Tersangka memukul kepala AB menggunakan kayu berpaku hingga kayu tersebut patah.

Korban AS dan AB sempat berusaha melawan.

Namun saat AB mulai kehilangan keseimbangan akibat pukulan tersebut, pelaku langsung menusuk punggung AS menggunakan pisau dapur yang sebelumnya sudah disiapkan.

Serangan itu menyebabkan luka fatal pada korban AS.


Sempat Minta Tolong Warga

Setelah serangan tersebut, AB berhasil keluar dari rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar.

Namun kondisi korban sudah terlalu parah.

Korban AS akhirnya meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

Peristiwa ini pun langsung menghebohkan warga sekitar dan segera dilaporkan ke pihak kepolisian.


Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Usai melakukan aksi brutalnya, pelaku MY tidak melarikan diri.

Ia justru datang sendiri ke Polresta Barelang untuk menyerahkan diri.

Polisi kini telah mengamankan pelaku dan tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena memperlihatkan bagaimana cemburu yang tak terkendali dapat berujung pada tindakan kekerasan fatal.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk menyelesaikan konflik secara bijak dan tidak mengambil jalan kekerasan.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT