Logo
CRIME WATCH.ID

Tragedi Longsor Bantargebang: Polres Bekasi Kota Pastikan 4 Orang Tewas Tertimbun

6610 views
Senin, 09 Maret 2026 - 09:58 WIB redSVG
Tragedi Longsor Bantargebang: Polres Bekasi Kota Pastikan 4 Orang Tewas Tertimbun

Tragedi Longsor Bantargebang: Polres Bekasi Kota Pastikan 4 Orang Tewas Tertimbun. (Foto: redSVG)

Petugas berjaga di lokasi longsoran gunung sampah terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (8/3/2026).



Bekasi — Peristiwa longsor yang terjadi di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi, menelan korban jiwa. Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi Kota memastikan empat orang meninggal dunia setelah tertimbun material longsoran.

Konfirmasi tersebut disampaikan aparat kepolisian setelah proses evakuasi dilakukan di lokasi kejadian bersama tim gabungan dari berbagai unsur penanganan bencana.

Insiden ini sontak mengundang perhatian publik karena terjadi di kawasan yang dikenal sebagai salah satu lokasi pengelolaan sampah terbesar di wilayah Jabodetabek.


Evakuasi Dramatis di Lokasi Longsor

Petugas gabungan bergerak cepat setelah menerima laporan terjadinya longsor. Tim penyelamat langsung melakukan pencarian terhadap korban yang diduga tertimbun material longsoran.

Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena kondisi tanah yang labil dan tumpukan material yang cukup tebal.

Setelah pencarian dilakukan, petugas akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.


Polisi Lakukan Pendalaman Penyebab Longsor

Polres Metro Bekasi Kota menyatakan saat ini masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti terjadinya longsor.

Selain itu, aparat juga melakukan identifikasi terhadap para korban serta memastikan kondisi keamanan di sekitar lokasi kejadian.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan warga maupun petugas di lapangan.


"Korban meninggal dunia masing-masing berinisial S (60) seorang pedagang kopi di lokasi, E.W. (26) pemulung, D.S. (22) sopir truk asal Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, dan I.S. (40) yang juga bekerja sebagai sopir truk," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

Selain korban meninggal dunia, dua orang sopir truk dilaporkan selamat dalam kejadian tersebut. Keduanya adalah yakni J (sopir truk) dan R (sopir truk).


Perhatian pada Keselamatan Area

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap area yang memiliki potensi risiko tinggi, termasuk kawasan penumpukan sampah yang memiliki struktur tanah tidak stabil.

Aparat bersama pihak terkait kini terus memantau kondisi di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman.

Tragedi di Bantargebang ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus menjadi pengingat bahwa faktor keselamatan di area rawan harus menjadi perhatian serius.


{redSVG}



BERITA TERKAIT