Logo
CRIME WATCH.ID

Viral di Instagram! Isi Surat Tulisan Tangan Tersangka Korupsi BGN Sony Sonjaya Senggol Nanik S Deyang.

6136 views
Kamis, 04 Juni 2026 - 13:46 WIB {RAMBE}
Viral di Instagram! Isi Surat Tulisan Tangan Tersangka Korupsi BGN Sony Sonjaya Senggol Nanik S Deyang.

Viral di Instagram! Isi Surat Tulisan Tangan Tersangka Korupsi BGN Sony Sonjaya Senggol Nanik S Deyang.. (Foto: {RAMBE})

Gambar Ilustrasi


Mantan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya (tengah) digiring oleh petugas

menuju mobil tahanan usai ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program

Makan Bergizi Gratis (MBG) pada BGN tahun 2025-2026 di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta



SINDIRAN MENOHOK DARI BALIK JERUJI BESI! Usai Resmi Jadi Tersangka Korupsi, Sony Sonjaya Kirim Surat Misterius ke Kepala BGN yang Baru: Terima Kasih Atas Hadiah Indah!

JAKARTA – Jagat media sosial mendadak digegerkan oleh sebuah unggahan tulisan tangan yang sarat akan kepasrahan sekaligus sindiran tajam dari seorang tersangka korupsi kakap. Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, nekat melayangkan pucuk surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Kepala BGN yang baru dilantik, Nanik S. Deyang.

Surat bernada satire tersebut diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @sonysonjayabd, pada Rabu (3/6/2026) sekira pukul 22.30 WIB—hanya berselang beberapa jam setelah dirinya resmi mengenakan rompi tahanan. Langkah tak biasa dari seorang koruptor ini langsung viral dan memicu berbagai spekulasi panas di tengah masyarakat terkait peta konflik internal di tubuh lembaga pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.


Bongkar Isi Surat Viral: Ucapan Selamat yang Dibumbui Sindiran Satire

Aksi "surat dari penjara" ini langsung menjadi pusat perhatian warganet. Unggahan foto tulisan tangan yang dilengkapi tanda tangan basah milik Sony Sonjaya itu memuat pesan singkat namun sangat menohok.

"Kepada Yth: Ibu Nanik S Deyang, selamat atas jabatan baru sebagai Kepala BGN. Terima Kasih atas hadiah indah yang telah diberikan kepada saya," tulis Sony Sonjaya dalam lembaran surat tersebut.

Frasa "hadiah indah" yang ditulis oleh Sony diduga kuat merupakan bentuk metafora dan sindiran sarkas atas penetapan dirinya sebagai tersangka korupsi. Meski demikian, pada kolom deskripsi unggahan, Sony tetap menyertakan narasi formal yang berisi doa-doa baik untuk suksesornya.

  • "Sebuah kebahagiaan melihat sahabat dan rekan yang baik mendapatkan amanah yang lebih besar untuk mengabdi kepada bangsa."
  • "Selamat atas jabatan baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas."
  • "Teruslah menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi banyak orang. Doa terbaik selalu menyertai setiap langkah pengabdian untuk Indonesia," tulis deskripsi akun tersebut yang langsung diserbu ribuan likes dan ratusan komentar dalam waktu singkat.


Megakorupsi Makan Bergizi Gratis: Tiga Eks Pimpinan Top BGN Kompak Masuk Sel!

Penetapan Sony Sonjaya sebagai tersangka bukanlah kasus biasa. Jajaran Tim Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) bergerak progresif dengan membongkar borok tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada BGN Tahun Anggaran 2025–2026.

Tidak main-main, kejaksaan langsung meruntuhkan rezim lama BGN dengan menyeret tiga mantan pimpinan teras ke dalam sel tahanan secara bersamaan. Ketiga aktor intelektual yang resmi ditetapkan sebagai tersangka tersebut adalah:

  1. Dadan Hindayana (Mantan Kepala BGN).
  2. Sony Sonjaya (Mantan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi).
  3. Lodewyk Pusung (Mantan Pimpinan BGN).

Pada Rabu (3/6/2026) petang, dengan pengawalan ketat petugas Kejagung, Sony Sonjaya terlihat digiring menuju mobil tahanan dengan tangan terborgol. Langkah hukum berani dari Kejaksaan Agung ini mendapat apresiasi luas dari publik yang geram karena program pemenuhan gizi yang menyasar anak-anak dan masyarakat kecil justru dijadikan ladang bancakan korupsi oleh para pejabatnya sendiri.


Perombakan Total: Pemerintah Tunjuk Rezim Baru untuk Bersihkan BGN

Guna memastikan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis tidak mandek akibat skandal korupsi massal ini, pemerintah langsung mengambil tindakan darurat dengan melakukan cuci gudang struktural. Pemerintah resmi melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru untuk menggantikan Dadan Hindayana.

Tak hanya itu, posisi posisi strategis lainnya juga langsung diisi oleh figur-figur baru yang diharapkan mampu mengembalikan integritas lembaga. Pemerintah mendudukkan Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono untuk menjabat sebagai Wakil Kepala BGN yang baru.

Publik kini mendesak agar manajemen baru di bawah komando Nanik S. Deyang melakukan audit total dan tidak segan-segan membuka akses seluas-luasnya bagi aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas aliran dana haram yang ditilep oleh para pejabat lama. Di sisi lain, proses hukum terhadap Sony Sonjaya, Dadan Hindayana, dan Lodewyk Pusung di Gedung Bundar Kejagung dipastikan akan terus dikawal ketat oleh masyarakat demi tegaknya keadilan yang hakiki.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT