Logo
CRIME WATCH.ID

Harvard Ungkap Rahasia Kebahagiaan Orang Indonesia, Meski Bukan Negara Kaya.

79 views
Kamis, 16 Oktober 2025 - 11:59 WIB Admin
Harvard Ungkap Rahasia Kebahagiaan Orang Indonesia, Meski Bukan Negara Kaya.

Harvard Ungkap Rahasia Kebahagiaan Orang Indonesia, Meski Bukan Negara Kaya.. (Foto: Admin)


Jakarta, 16 Oktober 2025 — Sebuah penelitian besar dari Global Flourishing Study yang melibatkan Universitas Harvard bersama Baylor University, Gallup, dan Center for Open Science menyebut bahwa masyarakat Indonesia menduduki peringkat tertinggi dalam aspek kesejahteraan atau flourishing — lebih tinggi dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Swedia. 


Apa Itu Flourishing?

Studi ini mengukur kesejahteraan secara menyeluruh, tidak hanya kebahagiaan atau materi, tetapi berbagai dimensi kehidupan: kesehatan, makna hidup, karakter, hubungan sosial, dan keamanan finansial. Melibatkan lebih dari 207.000 responden di 23 negara/wilayah selama periode 2022-2024. 

Indonesia: Lebih Unggul di Hubungan Sosial dan Nilai Budaya

Keunggulan Indonesia tidak terletak pada kekayaan materi, melainkan pada:

  • Hubungan antarwarga yang kuat
  • Kebersamaan dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari
  • Nilai-nilai budaya sederhana seperti arisan, tahlilan, dan ngobrol di warung kopi yang menjaga rasa memiliki dan kehangatan sosial

Negara-negara kaya umumnya unggul dalam aspek finansial, tetapi menurut studi, mereka sering kalah dalam aspek makna hidup, karakter, dan hubungan sosial. Tantangan Generasi Muda

Meskipun indeks flourishing di Indonesia tinggi, penelitian mengungkap bahwa generasi muda melaporkan tingkat kesejahteraan lebih rendah dibanding kelompok usia yang lebih tua. Tekanan pendidikan, persaingan kerja, dan keterbatasan mobilitas sosial dijadikan faktor penyebab. 


Pesan dari Peneliti dan Tokoh Nasional

Menurut Dr. Tyler VanderWeele dari Harvard T.H. Chan School of Public Health dan koleganya, kebahagiaan holistik atau flourishing adalah sesuatu yang bisa dipupuk, tidak hanya didapat dari kondisi ekonomi. 

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyebut bahwa nilai gotong royong menjadi kunci kebahagiaan masyarakat Indonesia, sebuah warisan budaya yang terus hidup. 



{RAMBE}


BERITA TERKAIT