Pengungsi Banjir Bekasi Dikunjungi Wapres, Polri Pastikan Seluruh Warga Terlayani Maksimal.
Pengungsi Banjir Bekasi Dikunjungi Wapres, Polri Pastikan Seluruh Warga Terlayani Maksimal.. (Foto: redSVG)
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Dalam kunjungan tersebut, Polri memastikan seluruh warga terdampak banjir mendapatkan pelayanan maksimal, mulai dari evakuasi, pengamanan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar.
Dalam peninjauan itu, Wapres didampingi jajaran pemerintah daerah serta unsur kepolisian. Kepolisian Negara Republik Indonesia telah menurunkan personel sejak awal kejadian banjir untuk membantu proses evakuasi warga, pengaturan lokasi pengungsian, serta pendistribusian bantuan logistik.
Polri memastikan seluruh pengungsi, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil, berada dalam kondisi aman dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Personel kepolisian juga bersiaga di lokasi untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta memastikan aktivitas bantuan berjalan lancar tanpa hambatan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pentingnya kehadiran negara di tengah masyarakat saat terjadi bencana. Ia mengapresiasi kerja cepat lintas instansi, termasuk Polri, yang bergerak sejak awal untuk membantu warga terdampak.
Polri tidak hanya terlibat dalam aspek pengamanan, tetapi juga aktif membantu dapur umum, distribusi makanan siap saji, air bersih, serta kebutuhan logistik lainnya. Selain itu, polisi juga melakukan patroli rutin di kawasan terdampak banjir untuk mencegah tindak kriminal dan memastikan rumah-rumah warga tetap aman.
Dengan keterlibatan langsung Wapres dan kesiapsiagaan Polri di lapangan, diharapkan proses penanganan banjir di Bekasi dapat berjalan optimal, serta masyarakat terdampak merasa terlindungi dan terlayani dengan baik.
Kehadiran Polri di tengah pengungsian kembali menegaskan peran humanis kepolisian—tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, terutama dalam situasi darurat bencana.
{redSVG}