Logo
CRIME WATCH.ID

Sutet Jambi Putus Total! Bareskrim Polri dan Puslabfor Selidiki Penyebab Mencekam Blackout Sumatera.

8302 views
Senin, 25 Mei 2026 - 10:24 WIB {RAMBE}
Sutet Jambi Putus Total! Bareskrim Polri dan Puslabfor Selidiki Penyebab Mencekam Blackout Sumatera.

Sutet Jambi Putus Total! Bareskrim Polri dan Puslabfor Selidiki Penyebab Mencekam Blackout Sumatera.. (Foto: {RAMBE})


Atas, Gambar Ilustrasi

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Brigjen Pol. Moh. Irhamni


SABOTASE ATAU FAKTOR ALAM? Bareskrim Polri Turun Tangan Selidiki 'Blackout' Massal Sumatera: Puslabfor Periksa Konduktor Sutet Jambi yang Putus!

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittpidter) Bareskrim Polri bergerak cepat menanggapi jeritan dan kerugian jutaan masyarakat akibat pemadaman listrik massal (blackout) yang melumpuhkan wilayah Sumatera pada Jumat (22/5) lalu. Tim elite kepolisian langsung diterjunkan ke titik krusial guna mengusut tuntas penyebab utama ambruknya sistem kelistrikan tersebut.

Langkah taktis dan responsif ini merupakan bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga stabilitas nasional, mengamankan objek vital negara, serta memberikan transparansi penuh kepada publik agar tidak berkembang menjadi isu liar atau hoaks di tengah masyarakat.


Hasil Pemeriksaan Sementara Bareskrim: Belum Ditemukan Unsur Kesengajaan

Berdasarkan hasil investigasi awal dan olah TKP di lapangan, pihak kepolisian menegaskan bahwa sejauh ini belum ada indikasi kuat yang mengarah pada tindakan sabotase atau kesengajaan manusia terkait putusnya jaringan transmisi utama.

"Sejauh ini belum ditemukan indikasi kesengajaan manusia dalam putusnya konduktor itu," tegas Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Meski dugaan sabotase belum terbukti, Bareskrim Polri tidak mau gegabah. Tepat pada hari Minggu, tim Dittpidter Bareskrim Polri dengan pengawalan ketat langsung meluncur ke lokasi putusnya sambungan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) 175-176 yang berada di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muara Jambi, Provinsi Jambi.


Gandeng Puslabfor dan Litbang PLN, Selidiki Bukti Fisik Konduktor yang Putus

Dalam menjalankan investigasi ilmiah yang akurat (scientific crime investigation), Jenderal Polisi Bintang Satu tersebut tidak bergerak sendirian. Tim Dittpidter Bareskrim Polri turut didampingi oleh tim ahli dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri serta tim teknis internal dari PT PLN (Persero).

  • Sita Barang Bukti: Petugas di lapangan telah mengamankan barang bukti utama berupa kabel konduktor yang terputus dari atas tower Sutet.
  • Uji Laboratorium: Logam konduktor tersebut langsung diboyong ke Puslabfor Bareskrim dan Litbang PLN untuk dilakukan pengujian metalurgi lebih lanjut guna mengetahui secara pasti apakah kerusakan dipicu oleh faktor usia, beban muatan, atau murni hantaman cuaca ekstrem.


Dihantam Cuaca Buruk, Sistem Backbone 275 kV Jambi Picu Gangguan Berantai

Kronologi petaka blackout Sumatera ini bermula pada Jumat (22/5) malam sejak pukul 18.44 WIB. Berdasarkan indikasi awal dari manajemen PLN, gangguan transmisi pertama kali terdeteksi pada sistem jaringan transmisi 275 kV yang membentang antara Muaro Bungo dan Sungai Rumbai di wilayah Jambi yang diduga kuat akibat hantaman cuaca buruk.

Kerusakan di titik tersebut seketika memicu efek domino berupa gangguan berantai pada sistem kelistrikan interkoneksi Sumatera, yang otomatis membuat sejumlah pembangkit listrik di berbagai wilayah mengalami trip atau mati mendadak.

Merespons krisis ini, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia langsung mengeluarkan instruksi tegas agar PLN segera memperkuat keandalan sistem backbone Sumatera melalui pembangunan pembangkit baru serta transmisi super kuat 500 kV/275 kV. Selain itu, PLN diwajibkan menyiagakan pembangkit cadangan agar proses pemulihan (recovery) bisa berjalan kilat jika gangguan serupa kembali terjadi di masa depan.


Dirut PLN Minta Maaf, 8,5 Juta Pelanggan Berhasil Menyala Kembali

Atas ketidaknyamanan raksasa yang menimpa masyarakat ini, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan terdampak di Sumatera. Darmawan menggaransi bahwa seluruh teknisi dan personel tanggap darurat PLN telah dikerahkan 24 jam di lapangan untuk mempercepat normalisasi sistem.

Perjuangan keras petugas di bawah asistensi pengamanan Polri mulai membuahkan hasil nyata. Hingga Sabtu (23/5) pukul 19.00 WIB, progres pemulihan mencatat angka signifikan:

  • 8,5 Juta Pelanggan dari total 13,1 juta pelanggan yang terdampak kini sudah kembali menikmati aliran listrik secara normal.
  • 3.431,21 MW Beban Sistem berhasil dipulihkan dari total daya listrik sebesar 5.334 MW yang sebelumnya padam total.
  • 176 Unit Gardu Induk yang sempat lumpuh total kini dipastikan sudah berhasil dioperasikan kembali secara bertahap.

Sinergi tangguh antara penyidikan profesional Bareskrim Polri dan kerja keras teknisi PLN menjadi jaminan mutlak bahwa penanganan pasca-bencana kelistrikan ini berjalan di jalur yang benar, transparan, dan mengedepankan pelayanan terbaik bagi keamanan seluruh rakyat Sumatera.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT