Tiga Anggota OPM Puncak Ikrar Kembali ke NKRI, Pilih Damai dan Masa Depan Bersama Negara
Tiga Anggota OPM Puncak Ikrar Kembali ke NKRI, Pilih Damai dan Masa Depan Bersama Negara. (Foto: redSVG)
Tiga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Puncak secara resmi menyatakan ikrar setia kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keputusan ini menandai langkah penting menuju perdamaian dan stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan.
Prosesi ikrar dilakukan secara terbuka dan disaksikan aparat keamanan serta tokoh setempat. Ketiganya menyampaikan komitmen meninggalkan aktivitas kelompok bersenjata dan kembali hidup sebagai warga negara yang taat hukum. Mereka juga menyatakan kesiapan mengikuti proses pembinaan agar dapat beradaptasi dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Aparat keamanan menegaskan, pendekatan humanis dan persuasif menjadi kunci dalam proses kembalinya para eks anggota OPM. Negara membuka ruang rekonsiliasi dan pemulihan sosial, dengan mengedepankan dialog, perlindungan, serta jaminan keamanan bagi mereka yang memilih kembali ke pangkuan Indonesia.
Langkah ini dipandang sebagai sinyal positif bahwa upaya deradikalisasi dan pembinaan yang berkelanjutan mulai membuahkan hasil. Pemerintah dan aparat memastikan proses lanjutan akan difokuskan pada pendampingan sosial, akses layanan dasar, serta peluang ekonomi agar eks anggota dapat membangun masa depan yang lebih baik.
Tokoh masyarakat setempat menyambut baik ikrar tersebut dan berharap langkah ini diikuti oleh anggota lain yang masih berada di hutan. Menurut mereka, perdamaian dan kesejahteraan hanya bisa dicapai melalui jalan dialog dan kebersamaan, bukan kekerasan.
Dengan ikrar ini, negara menegaskan komitmen untuk hadir melindungi dan merangkul, sekaligus menjaga keamanan masyarakat Papua. Proses damai yang inklusif diharapkan mempercepat terciptanya stabilitas berkelanjutan di Kabupaten Puncak dan wilayah sekitarnya.
{redSVG}