Logo
CRIME WATCH.ID

Viral! Penjual Es Kue Jadul Diduga Pakai Spons, Aparat Turun Tangan — Ini Fakta Sebenarnya.

2807 views
Selasa, 27 Januari 2026 - 11:10 WIB RAMBE
Viral! Penjual Es Kue Jadul Diduga Pakai Spons, Aparat Turun Tangan — Ini Fakta Sebenarnya.

Viral! Penjual Es Kue Jadul Diduga Pakai Spons, Aparat Turun Tangan — Ini Fakta Sebenarnya.. (Foto: RAMBE)



Jagat media sosial sempat dihebohkan oleh kabar mengejutkan soal penjual es kue jadul yang dicurigai menggunakan bahan tidak lazim berupa spons. Video dan narasi yang beredar cepat memantik keresahan publik, terutama di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap keamanan pangan jajanan tradisional.

Menanggapi kegaduhan tersebut, aparat setempat langsung bergerak melakukan pengecekan di lapangan. Pemeriksaan dilakukan menyusul laporan warga yang merasa curiga dengan tekstur salah satu bahan dalam es kue yang dijajakan.


Aparat Lakukan Klarifikasi Langsung

Hasil penelusuran aparat menyebutkan bahwa tidak ditemukan unsur kesengajaan membahayakan konsumen. Penjual es kue jadul tersebut akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf secara terbuka atas kesalahpahaman yang terjadi.

Menurut keterangan aparat, bahan yang disangka spons itu bukanlah spons sintetis, melainkan bahan lain yang secara visual memang menimbulkan kecurigaan. Meski demikian, aparat tetap mengingatkan penjual agar lebih berhati-hati dalam pemilihan bahan serta cara penyajian agar tidak menimbulkan salah tafsir di masyarakat.


Penjual Minta Maaf, Siap Ikuti Arahan

Dalam pernyataannya, sang penjual mengaku tidak berniat menipu ataupun membahayakan pembeli. Ia juga menyampaikan kesediaan untuk mengikuti arahan dari aparat dan pihak terkait demi menjaga kepercayaan konsumen.

“Ini jadi pelajaran buat saya. Ke depan akan lebih jelas menjelaskan bahan dan cara pembuatan agar tidak menimbulkan curiga,” ujar penjual tersebut.


Pelajaran Penting dari Viral Es Kue Jadul

Kasus ini menjadi pengingat bahwa era media sosial dapat dengan cepat membentuk opini publik, bahkan sebelum fakta utuh terungkap. Di sisi lain, aparat mengimbau masyarakat agar tidak langsung menghakimi, serta mengedepankan klarifikasi dan laporan resmi jika menemukan dugaan pelanggaran.

Pemerintah dan aparat juga menegaskan komitmen untuk terus mengawasi keamanan jajanan rakyat, sekaligus melindungi pelaku UMKM dari stigma yang bisa merugikan jika informasi belum diverifikasi.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT